BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews1 - Mahasiswa UMM Adakan Live Instagram Buktikan Kepedulian terhadap Kesehatan Mental Pelajar di Masa Pandemi

Andi Zainuddin Japeri, selaku moderator memberikan kesimpulan atas setiap pernyataan narasumber saat live instagram berlangsung (foto: Nadia Nabilah)



Skrinews1.com_
Kelompok 52 Gelombang 4 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Muhammad Arsyad, M.Psi., Psikolog melakukan live instagram membahas mengenai kesehatan mental pada pelajar dan mahasiswa saat melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Kegiatan tersebut dilakukan di salah rumah anggota kelompok 52 yang dijadikan sebagai titik kumpul, Senin (17/08/2020).
Edukasi melalui instagram dipilih karena merupakan salah satu platform yang paling banyak diunduh oleh masyarakat terutama di dominasi oleh kalanganq remaja. Selain itu, informasi dari live instagram mudah dipahami dan dapat berinteraksi secara langsung.
Maraknya kalangan remaja hingga dewasa awal mengeluh dan stress mengenai pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19 menjadi alasan kami mengangkat topik tersebut.
Keresahan muncul karena banyaknya tugas yang menumpuk diiringi dengan kurangnya bimbingan serta fasilitas dari pihak pembelajar sehingga timbul cuitan negatif mengenai pembelajaran jarak jauh.
Maka dari itu, Andi Ika Patriasih, selaku anggota kelompok 52 mengatakan, kami memilih tema mengenai kesehatan mental karena dirasa adanya pembelajaran jarak jauh yang cukup mendadak ini dapat memberikan dampak psikologis bagi pelajar dan mahasiswa.
 “Pelajar dan mahasiswa dapat merasakan dampak dari pembelajaran jarak jauh ini, dampak positifnya, kita dapat berpikir kreatif tanpa batas namun dampak negatifnya membuat tingkat kejenuhan dan pemicu stres meningkat”, tutur Andi Zainuddin selaku moderator.
Munculnya dampak negatif dapat di minimalisasikan dengan koping stress. Koping stres ini merupakan upaya yang dilakukan oleh individu untuk mengatasi tekanan (stress) dengan kontrol diri dan dan manajemen waktu dalam hal pembelajaran jarak jauh.
Meilia Aisya, selaku koordinator kelompok 52 berharap, orang tua sebagai fasilitator anak untuk belajar secara aktif dengan membimbingnya agar ilmu yang disampaikan oleh pengajar dapat tersampaikan dengan baik.
Muhammad Arsyad, M.Psi., Psikolog, selaku narasumber memberikan pesannya kepada penonton live instagram.
Kita sebagai pelajar dan mahasiswa harus menjadikan Covid-19 sebagai bentuk implementasi dalam hal kreativitas tanpa batas, dengan melakukan hal ini kejenuhan dalam pembelajaran akan berkurang dan kualitas dalam pendidikan akan semakin membaik.
“Harapannya, kita juga harus berpikir positif selama masa pandemi agar dapat menjaga kesehatan mental dan juga memberikan dampak positif bagi bangsa dan negara”, pungkasnya.

« PREV
NEXT »