Kodi Tambolaka,Skrinews.Com
Banyak bangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba barat daya , Propinsi.Nusa tenggara timur yang terkesan pada”Mubazir” atau tidak dimanfaatkan. Dimana bangunan-bangunan itu terlihat terkesan pada dibiarkan terlantar begitu saja sehingga sampai dengan pada rusak. Sementara itu, masyarakat masih butuh bangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan mereka.
Jenis bangunan itu misalnya Bangunan Kantor Peternakan di Kecamatan Kodi Bangedo, kab Sumba barat daya Bangunan Milik Dinas Peternakan di tepi jalan Desa Walla ndimmu., Bangunan Dinas. di Jalan Puskemas , di Desa Walla.ndimu, Bangunan Kantor peternakan di Desa Desa Walla ndimu
Total nilai bangunan itu pada Ratusan juta rupiah, tetapi tidak pernah dimanfaatkan. Pemerintah atau penanggung jawab proyek asal bangun atau sekadar memenuhi syarat formal tanpa ada kajian yang mendalam dari sisi kebutuhan masyarakat.
“Segala sesuatu yang dikerjakan melalui proyek pemerintah selalu tidak menyentuh kebutuhan langsung masyarakat, hanya menguntungkan pimpinan proyek, bendahara, dan pimpinan instansi bersangkutan,” ujar warga Masayarakat , selasa/7(/10/2020).
Ketika berganti pimpinan instansi dan pimpinan proyek, ternyata proyek yang sama dianggarkan lagi, baik dilokasi tersebut maupun di lokasi yang berbeda. Proyek itu pun tidak menyentuh kebutuhan masyarakat banyak karena di bangun di tempat yang sesuai selera pimpinan.
Selain itu, ada juga bangunan-bangunan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba barat daya yang pembangunannya sampai dengan terbengkalai “Mangkrak”, yakni seperti pada proyek pembangunan Pukemas Bondo Kodi , Kecamatan Kodi pembangunan Puskemas Delu Depa , Kec Kodi Bangedo,Pembangunan Kelompok tenun Ikat di Kecamatan Kodi Balaghar,Liputan Tlbo Skrinews).


