Skrinews 1. Com Bitung
Selasa 13/10/20,tepatnya pukul 19 : 30 dengan penuh antusias dan semangat yang tidak mengenal putus asa dari masyarakat yang ada di perum Girian Indah pendukung setia Calon Walikota dan Wakil Walikota Bitung yakni Bpk Maxiwiliaan Jonas Lomban ( MJL) Dan Bpk Martin Daniel Tumbelaka ( MDT).
Ungkapan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar besarnya kepada relawan dan simpatisan yang berada di perum Girian Indah Kec.Matuari karena walaupun kedatangan Bpk Martin Daniel Tumbelaka ( MDT ), Ke lokasi tempat di mana para simpatisan dan pendukungnya yang sejak pukul 01 : 30 berkumpul sedikit terlambat, namun mereka tetap setia menunggu dengan senang hati ujar Bpk Boy Gumolung.
Dalam orasinya Boy Gumolung menyampaikan agar masyarakat harus lebih cerdas dan bijak dalam menentukan pilihan pada tanggal 9 /12/2020,sebab pada masa kampanye saat ini banyak suara atau hasutan yang dengan sengaja di lakukan untuk menabur virus kebencian yang di lakukan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.
Terkait hal ini Boy Gumolung menyampaikan agar masyarakat jangn pernah ,takut dengan ancaman seperti itu karena mungkin saja hanya dengan cara licik seperti itu mereka berkeinginan agar semua relawan atau simpatisan Bpk Maxiwiliaan Jonas l Lomban dan Bpk Martin Daniel Tumbelaka terpecah belah,namun dengan tidak ragu dan penuh optimisme Bpk Boy Gumolung selaku ketua umum partai PKPI di kota Bitung mengatakan tidak gentar akan hal itu.
Terkait dengan itu semua Boy mengatakan agar masyarakat jangan salah menentukan pilihan nanti,karna jika pilihan kita itu bisa tepat sasaran maka secara tidak langsung kita sebagai masyarakat biasa sudah bisa hidup tentram aman dan damai dan semua itu kita bisa rasakan melalui sentuhan pemimpin Bpk Maximiliaan Jonas Lomban (MJL) dan Bapak Martin Daniel Tumbelaka ( MDT).
Sebagai akhir dari orasinya Bpk Martin Daniel Tumbelaka (MDT) mengatakan bahwa dia akan berusaha memberikan yang terbaik untuk kota Bitung agar lebih maju dan punya daya saing tinggi dengan daerah daerah lain.
Aditya Pakaya.


