Babinsa Koramil 1310-01/Bitung Kodim 1310/Bitung Sertu Noldi Mbani menghadiri kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2021 tingkat Kelurahan yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Kantor Kelurahan Girian Indah, Kec. Girian, Kota Bitung, (13/1/2021).
Hadir dalam agenda tersebut, Angota DPRD Kota Bitung Bpk Habrianto Ahmad, Lurah Girian Indah Ibu Lientje Sanger, S.Sos., Babinsa Kel. Girian Indah Sertu Noldi Mbani, Bhabinkamtibmas Aipda Dolvi Sinadia, eklur Girian Indah Bpk. Surya Rotinsulu, S.STP., Kepala Seksi Prasarana dan Fasilitas Kec. Girian Ibu Dorothy Rumambi, SE., M.AP., Tokoh Agama Bpk. Pendeta Jonson, Ketua LPM Kel. Girian Indah Bpk. Fiet Lahengking, Kepala Lingkungan dan Ketua RT Kel. Girian Indah dan perwakilan Siswa SMA, SMP dan SD.
Peran TNI melalui Satuan Komando Kewilayahan dalam hal ini Koramil adalah salah satu pendukung program percepatan pembangunan di Kelurahan/Desa sesuai tugas pokok selain perang yaitu membantu tugas pemerintah daerah sampai tingkat Kelurahan dan Desa serta membantu Pemda dalam bidang pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Bentuk kegiatan TNI dalam rangka pembangunan di Kelurahan dan Desa adalah melalui kegiatan karya bakti, yang merupakan bentuk perwujudan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena sesuai jati diri TNI diantaranya adalah sebagai tentara rakyat.
Sertu Noldi Mbani menyampaikan, Kegiatan Musrenbang adalah forum musyawarah tahunan yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan untuk menyepakati rencana kegiatan tahun anggaran yang berjalan sesuai dengan tingkatannya.
"Tujuan diadakannya Musrenbang yaitu untuk menampung dan menetapkan kegiatan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat yang diperoleh dari musyawarah perencanaan yang sesuai dengan tingkatan dibawahnya serta menetapkan kegiatan yang dibiayai melalui APBD maupun sumber pendanaan lainnya," pungkas Sertu Noldi saat ditemui usai kegiatan Musrenbang.
Dalam kegiatan Musrenbang ini, jelas Sertu Noldi, membahas mengenai rencana pembangunan Kelurahan Girian Indah dengan meminta pendapat dan masukan dari peserta Musrenbang yang nantinya akan diusulkan ke pemerintah.
Harapannya, sebagai aparat kewilayahan Babinsa mengetahui rencana pembangunan di desa binaan masing-masing sehingga bisa koordinasi dengan aparat desa tentang segala apa hambatan yang mungkin timbul dan langkah-langkah antisipasinya, harapnya.







