Kodi Bangedo,SuaraIndonesia1.Com
Pelaksanaan Musyawarah Pemerintahan Desa Bondo Bala yang Berlangsung di Aula Kantor Desa Bondo Bala Kecamatan Kodi Bangedo Kabupaten Sumba barat daya,yang berlangsung pada hari Kamis tanggal 21/2021.
Dalam Pelaksanaan Acara Rapat Musyawarah Desa tujuan Untuk Membahas Perencanaan Pembangunan yang Berkelanjutan Program Pemberdayaan Masyarakat desa Bondo bala, Untuk Mendukung Program Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba barat daya Priode 2019-2024
Yaitu Desa Bercahaya,Desa berkecupan Pangan, desa Pintar, Desa Ber air Desa Nyaman,Dan Desa Wisata,
Karena Program-Program ini Menyentuh Kebutuhan Masyarakat Desa, faktor kemajuan Adalah Dukungan Masyarakat Desa Bondo Bala Kata Kades Domingus Kaka ketika Menyampaikan Pidoto Program Kerja Sekalian Membuka Acara Musrandes Bondo Bala
Sambutan Camat Kodi Bangedo yang Mewakili Lukas Loghe japa,Ia Memuji Kepala Desa Bondo Bala,Karena Desa Bondo Bala yang Mekar dari Desa Rada Loko sejak tahun 2016 silam, Sudah Menikmati Penerangan Berupa Cahaya Listrik, Dari pada Desa Rada Loko yang Merupakan Desa Induk Belum Merasakan terang kata Lukas Loghe Japa dalam sambutanya
Lukas Mejelaskan Pemdes Rada Loko,Harus Malu Melihat Kemajuan Desa Bondo bala,karena Sudah Menikmati Cahya, ungkap dalam Sambutan Orang Birokrasi Pemerintahan Kecamatan Kodi Bangedo ini.
dari Media SuaraIndonesia1.com, Setelah Seleai Rapat Musyawara Desa Bondo Bala, Media ini Meluangkan Waktu Untuk Menggali Kebenaran Lukas Loghe Japa
Menurut warga desa Rada Loko,Yang di temui Media SuaraIndknesia1.com tenyat penyampai Lukas Itu Benar, Kami Masyarakat Desa Rada Loko Kecamatan Kodi Bangedo,Kabupaten Sumba barat daya,Propinsi Nusa tenggara timur,(NTT).khusus untuk Desa Rada Loko kami Benar Belum Menikmati Cahya Apapun ,Sejak Masa Kepemimpinan Donatus Japa Doda,Selaku Kepala desa dua Priode Tidak Ada Penerangan Kecuali Kami Mersa Terang Kecuali Cahaya dari Pemberian Maha Kuasa,Yaitu pada saat Bulan terang, tapi cahaya Terang dari Pemerintah Desa Rada Loko tidak kata Warga
Pada hal di Tahun Anggaran 2018 sudah di Anggarkan Untuk Pengadaan Pembangkit Listrik tenaga Dieasel Dengan Pugu anggaran Rp. 127.30.8.000 Penggaran dari Dana Desa,sampai pada tahun 2021 ini barangnya tidak ada jelas warga dengan Kesal
Ada banyak Program tahun angaran 2018 yang tidak sampai Ke masyarakat seperti,
Pengadaan Buku -Buku Perpustakaan Rp.10.300.000
Pengadaan Mesin Giling Padi 1Unit, Rp.36.050.000
Pengadaan Mesin Giling Jagung 1 Unit dengan Harga Rp.27.810000
Pengadaan Mesin Pipit jagung 1Unit Rp.15.450.000
Pengadaan Mesin Perontok Padi 1Unit Rp 15.450.000
Pengadaan Mesin Alat tanam 4 Unit Rp.20.600.000,ini semua Program Kades Donatus Japa Doda pada tahun Anggaran 2018 tanpa bukti.berararti Kami warga Masyarakat Yang di Korbankan dan Juga Kerugin Keuangan Negara Cukup Besar,tinggal bagaimana Pihak pemerintah Kabupaten di Masa Kepemimpinan dr.Kornelius Kodi Mete, selaku Bupati dan Marthen Cristian Taka,S.IP.selaku Wakil Bupati, di Kabupaten Sumba barat daya.
Jika Bupati dr.Kornelius Kodi Mete,benar Berpihak Pada Masyrakat Kecil, ya Rekomdasikan saja Inspektorat Kabupaten sumba.barat daya untuk di Audit Mantan Kades Donatus Japa Doda selama Menjabat Dua Prode,Jadi Bupati Kornelius kodi Mete, tidak usah Gegabah dalam Mengambil tindakan untuk Merekom Pihak Inspektorat audit Mantan Don,Karena Apa yang saya sampaikan ini,Merupakan Printah Presiden Jokowi Kata warga desa Rada Loko.
Lannjut warga Kata Bapak RI -1. Masyarakat Kawal Penggunaan Dana Desa di Desa mu,Jadi Kalau Pak Bupati tidak Mengeluarkan surat Rekom,Berarti Bapak Kepala Daerah Tidak Indahkan Printah Kepala Negara sebagai Yang merupakan Panglima tertingi di Negara NKRI Tegas Warga Desa Rada Loko,(Liputan Tibo SuaraIndonesia1.Com).


