BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Suaraindonesia1 - Angka Penurunan Stunting di Kabupaten Pohuwato Sangat Signifikan



Suaraindonesia1, Pohuwato - Penurunan angka Stunting di Kabupaten Pohuwato, sangat signifikan, bahkan ini berdampak pada penurunan angka kemiskinan yang ada. 

Stunting sendiri adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. 


Seperti yang di sampaikan Kepala Baperlitbang Kabupaten Pohuwato, Irfan Saleh, S.Pt, M.Si, dalam kegiatan Koordinasi Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting di Aula Baperlitbang, kamis (04/02), bahwa penurunan angka Stunting yang berdampak pada turunnya angka kemiskinan ini tidak lepas dari kolaborasi yang baik antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) . 

"Alhamdulillah, dengan kolaborasi opd untuk menurunkan stunting berdampak pada menurunnya angka kemiskinan. Pada 2017 angkanya berada pada 21,27 persen, sedangkan saat ini tahun 2021 berada pada 17,62 persen," ujar Irfan Saleh. 

Penurunan angka Stunting sendiri di Pohuwato dari tahun 2017 ada di angka 22,4 persen, tahun 2018 sekitar 17,87 persen, dan 2019 hingga 2020 belum ada data real, namun berdasarkan penimbangan di tingkat posyandu, ada di angka 7,43 persen dibawah 10 persen. 

"Atas capaian ini oleh tim pusat kita sudah dijadikan tempat studi, sebab di tahun 2024  ditargetkan 14 persen, kita malah sudah melampaui itu," jelas Irfan Saleh. 

Untuk itu dirinya berharap agar capaian yang luarbiasa ini dapat dipertahankan dan dijelaskan ketika ada daerah lain yang ingin studi banding ataupun sharing terkait penanganan Stunting. 

"Ini capaian yang luar biasa menurut penilaian pusat, tentu capaian-capaian ini harus mampu kita jelaskan ketika ada daerah lain yang mau sharing terkait langkah-langkah yang kita lakukan," pungkas Irfan Saleh. 

Abd. Azis
« PREV
NEXT »