Suaraindonesia1, Pohuwato - Dinas Pertanian, Kabupaten Pohuwato, mengadakan Workshop Sistem informasi Tanaman Pangan dan Holtikultura (Tapara), di Gedung B Dinas Pertanian, Selasa (09/02).
Kegiatan yang dimaksudkan untuk para Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun (Kadus), serta para Operator Desa ini untuk bagaimana mereka dapat memahami tentang tata cara pendataan dengan menggunakan aplikasi.
Ikbar AT Salam, sebagai Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, menjelaskan tujuannya adalah untuk mendapatkan data Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL), tanaman pangan Holticultural di Kabupaten Pohuwato.
"Cara kerja dari Aplikasi Tapara ini untuk pendaataan. Hasilnya nanti akan mudah diketahui mengenai luasan lahan yang akurat,
data petani dalam status penggarap atau pemilik, atau pemilik penggarap," ujar Ikbar.
Kepala Bidang (Kabid), Tanaman Pangan dan Hortikultura, Merywati Maku, juga mengaku Workshop yang digelar ini agar para Kades, Kadus dan Operator Daerah paham dengan pemanfaatan Aplikasi tersebut.
"Dengan workshop mengenai Aplikasi Tapara ini, diharapkan mereka dapat ikut mengetahui jumlah luas wilayah dusunnya, jumlah lahan pertaniannya, kemudian jumlah kepemilikan lahan dari petani dan berapa petani yang menggarap didusunya yang berperan aktif dalam terhadap data-data lahan pertanian," kata Merywati Maku
Dirinya menambabkan, dalam teknis kegiatan dilapangan dibutuhkan juga peran penyuluh pertanian untuk memverifikasi data.
"Peran penyuluh adalah memverifikasi kembali, dan kepala desa alan melihat kembali mengkolaborasi antara data simluh dengan sistem informasi tapara sehingga hasil outpunya data kelompok tani," jelas Merywati Maku.
"Jadi ini butuh peran dari kepala dusun, kepala desa, seluruh penyuluh yang diharapkan dapat mendata para petani dan pemilik serta penggarap lahan di kabupaten pohuwato," pungkas Merywati Maku.
Abd. azis


