Suaraindonesia1 - Politisi Muda Partai Gerindra Minta Kejari Taliabu Dan Polres Sula Lakukan Penyelidikan Jalan Tikong Nunca



Taliabu | Suaraindonesia1.Com - Terkait pekerjaan proyek jalan yang berada di Jalan Tikong Nunca, Diduga Cacat Kontruksi, pasalnya kegiatan proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) atau Kontrak,politisi partai Gerindra, Marleni Hi.Asidu angkat bicara.(26/03/2021) 
 
Marleni, Politisi Partai Gerindra mengatakan bahwa anggaran proyek pekerjaan jalan Tikong nunca yang bersumber dari APBD Kabupaten Pulau Taliabu Tahun 2020 mencapai Milyaran Rupiah, yaitu sesuai nilai pagu 16 milyar rupiah,Namun di duga pekerjaannya tidak sesuai dengan RAB

Kenapa tidak, pekerjaan jalan aspal butas yang harus ada beberapa tahapan yang di lakukan oleh pihak rekanan (kontraktor) namun itu tidak dilakukan "seperti lapisan pandasi (LPA) itu tidak ada,tidak ada pengerasan yang menggunakan matrial yang sudah dalam ketentuan kontrak, materialnya juga tidak sesuai dengan kontrak,"ungkap Marleni politisi partai Gerindra pada Media ini siang kemarin di kediamannya

Marleni juga menjelaskan proyek pekerjaan jalan tikong nunca yang diduga tidak sesuai RAB/kontrak tersebut. 

"Jadi yang kita lihat pekerjaan itu tidak ada pengerasan yang menggunakan kerikil batu pica, seharusnya ada pengerasan yang digunakan kerikil batu pica itu baru setelah itu di hampar aspal, tapi yang ada itu setelah mereka hampar pasir kali langsung tanpa pengerasan lagi mereka langsung aspal, faktanya sekarang di pigir-pingir aspal itu sudah rusak ada yang sudah lobang,"ungkapnya

Menurut warga setempat yang enggan menyebutkan namanya juga mengatakan, "Jalan itu juga sudah mulai rusak dipinggirnya, jadi anu, kalau bisa Perusahaannya diganti dengan yang lain saja, jangan yang itu, banyak pekerjaan yang tidak betul supaya masyarakat bisa nikmati dalam waktu yang lama" kata warga yang dipercaya

Olehnya, dia berharap kepada pihak terkait untuk melakukan pengalihan Perusahaan agar dapat dikerjakan sesuai RAB, paling tidak dapat dinikmati dalam waktu yang lama

Akibat dari hal tersebut Marleni, memintah pihak Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu dan Polres Kepulauan Sula untuk segera lakukan penyeledikan terhadap proyek pekerjaan Jalan Tikong Nunca yang di duga tidak sesuai dengan RAB tersebut.

"Sementara kami juga dalam pengumpul data dukungan (dokumen) yang terkait dengan pekerjaan itu, setelah semua dokumen sudah siap kami akan langsung melaporkan ke Jaksa dan Polres secara resmi. Tapi sebelumnya kami juga meminta kepada Kejari Bobong dan Polres Sula untuk segera lakukan penyelidikan terhadap pekerjaan jalan tikong nunca itu, karena kami sangat yakin pekrjaan itu ada indikasi korupsi,"tegasnya

Terpisah pihak reknan (kontraktor) PT.Damai sejahtera membangun (DSM) ketika di konfirmasi Media ini, via telpon terkait dugaan pekerjaan yang tidak sesuai RAB tersebut direktur PT. DSM yang namanya juga tidak mau di sebut itu juga tidak mau memberikan komentar apapun. 

"Silahkan turun lihat langsung saja pekerjaan itu, tidak elok kita bicara via telpon", ungkap direktur PT.DSM yang namanya tidak di sebut itu langsung mematikan hp dan wartawan media mencoba hubungi lagi namun tidak di angkat.

Untuk di ketahui bahwa berdasarkan informasi yang di himpun
Suaraindonesia1.com proyek pekerjaan jalan Tikong Nunca dengan nilai pagu anggaran sebesar 16 milyar tersebut di kerjakan oleh PT.SDM dengan nama kontraktornya yaitu Yopi.(Riski Ode)