Suaraindonesia1 - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya Tinjau Lokasi Ibu Kota Negara di Kaltim.


SuaraIndonesia1,Balikpapan,Kaltim  -  Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) terhadap Ibu Kota Negara baru di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur masih berlanjut. Hal tersebut  disampaikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Siti Nurbaya Bakar kepada awak media.
Ia menegaskan, KLHS dan agenda rencana rehabilitas lahan oleh Bappenas di tahun 2021 progresnya masih terus berjalan. "Banyak agenda saya disini dan bawa rombongan. Tim cukup lengkap, termasuk Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove,” katanya kepada  awak media pada Sabtu (3/4/2021).


Kedatangan Menteri Siti Nurbaya ke Kalimantan Timur memang dikhususkan untuk meninjau progress Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur. Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat mulai menghembuskan kembali kabar pemindahan Ibu Kota Negara meski pandemic Corona.
Ini membuat sejumlah menteri sibuk wira-wiri datang mengunjungi Provinsi Kalimantan Timur. Kebanyakan dari mereka datang untuk menuntaskan sejumlah permasalahan sebelum berpindahnya Ibu Kota Negara ke Benua Etam.
“Saya hari ini datang bersama Kemenko Maritim dan Bappenas juga, berbicara soal Ibu Kota Negara misalnya,” ujar Siti Nurbaya. Menurutnya, terdapat beberapa hal yang menjadi objek tinjauan Kementerian LHK dalam meninjau lokasi Ibu Kota Negara.
Diantaranya melihat posisi lokasi Ibu Kota Negara dengan menyesuaikan desain yang ada. Dikaji melalui perspektif lingkungan dan melihat perkembangan progress lahan. Sebab, lahan terhadap lokasi pemindahan Ibu Kota Negara menggunakan lahan kehutanan negara yang sebelumnya dipakai oleh pihak swasta.
“Ini semua akan kita cek nanti. Bagaimana proses lahan, karena Ibu Kota Negara itu kan lahan kehutanannya dipakai swasta. Ini kita minta dan pakai lagi,” jelasnya. (spr)*