Lusia Ina Dawa, panik dan kecewa




Walla ndimu,SuaraIndonesia1.Online.


Keluarga tahanan  Merasa panik dan kecewa   atas pelayanan di   Polsek Kodi bangedo  penyampaian Rasa kepanikan ini di sampaikan  oleh  Ibu Lusia  Ina Dawa,  kakak kandung  Oktavianus  D tamo, dan Rovunus  R .Mete keluarga  dari tahanan  atas  kasus   dugaan Keributan pada saat gas-Gas motor di Depan Rumah Simson Mone, yang berdekatan dengan jalan umum jalur jalan propinsi  


  menurut  Lusia 

Pada saat antar makan tidak di ijinkan ketemu pada tahanan ketika antar makan pada hari Sabtu pada tanggal 24/7/2021 pada pukul 7:00


Pada hal saya tujuan mengantar makan  ingin sekali  ketemu langsung  saudara-saudara saya yang ada dalam tahanan Polsek kodi Bangedo.

 Ketika saya  sampai ke Polsek bukanya  saya di Ijinkan untuk ketemu keluarga saya yang jalani tahanan,malah Anggota yang piket saya di suruh Simpan  saja itu makanan biar nanti saya yang kasih kata Anggota polsek,Jelas Lusia pada media SuaraIndonesia Online1.Com

 

  Menurut  penjelasan  Anggota Polsek kodi bangedo,Ini persoalan menyakiti perasaan Orang kalau seandainya bapak-Bapak mereka yang di Ancam apa tidak  terancam jelas Polisi pada keluarga ketika Ramai-rame Mendatangi kantor Polsek kodi Bangedo,pada hari Jumat  23/7/2021 


  Rasa kecewa dan rasa sedih  rasa panik tentunya  ada apa keluarga dalam tahan tidak di ijinkan ketemu langsung, kami selaku keluarga perlu menduga jangan  sampai keluarga kami tidak dikasih ijin ketemu  ada dugaan Penyiksaaan ,sama Oktavianus D tamo ,Rovunus Rehi mete, ungkap kecewa Ibu  Lusia  yang beralamat  Kere homba,Dusun tiga Desa Wala ndimu,Kec kodi bangedo


Lebih anenya lagi Ketika Keluaga kami yang bernama Rovinus R.Mete,dan Oktavianus  D tamo, menjalani tahana sejak dari kemarin hari Jumat 23/7/2021  sampai sekarang kami Belum menerima Surat  Pemberitahuan  penahanan  jelas keluarga dengan Kecewa


Ketika media suaraindonesia1online   mendengar ungkapan  rasa panik  keluarga tahanan langsung menuju Ke kantor Polsek kodi Bangedo,tujuan konfirmasi langsung  kebenaran  ke  MUHAMMAD LUTHPI ASRIYAN , S.Tr.K. K.setibanya media di Polsek kodi Bangedo  gagal konfirmasi karena menurut penyampaian Anggota Polsek yang tugas piket  ia menjelaskan pada media SuaraIndonesia bahwa pak kapolesek sedang berada di luar jelas anggota nanti  pak Kapolsek  jelaskan 


Untuk bisa konfirmasi dari media Suaraindinesia online meminta nomor henpon pak Kaplsek   ke anggata yang bertugas atas dukungan dan bantuan Anggota Polsek yang piket memberikan Nomor henpon pak kapolsek kepada Media ini setelah mendapat Nomor hp pak Kapolsek  media ini langsung menghubunginya tapi sayangnya yang bersuara dari Suaratelkomsel ,Maaf nomor yang anda tujuh sedang di Luar jangkauan jawab suaratelkomsel(,Liputan Tibo Suaraindonesia online)