PELAKSANA PROYEK KONG KALIKONG DENGAN PEMERINTAH DESA REGALOH KECAMATAN TLOGOWUNGGU KABUPATEN PATI.



 Pati .SuaraIndonesia1.Pelaksanaan pembangunan yang ada di desa Regaloh Kecamatan Tlogowungu Kabupaten Pati,melakukan upaya petak umpet.karena pekerjaan yang ada di Desa sama sekali tidak ada papan kegiatan pembangunan .


Padahal Pemerintah Desa wajib memasang publikasi anggaran Desa, baik Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa. Publikasi ini sebagai bentuk transparansi informasi publik terkait penggunaan Anggaran Desa.


masyarakat butuh dan ingin mengetahui secara pasti anggaran Desa dan peruntukkannya. Sehingga dengan adanya papan publikasi, masyarakat diharapkan mengetahui, mengerti, dan ikut mengawal sesuai peruntukkannya. “Kami meminta pemerintah desa untuk mempublikasikan anggaran Desa, agar masyarakat mengerti untuk apa saja penggunaan dana Desa itu,” ungkap tokoh masyarakat yang tak mau di sebut namanya.



Publikasi tersebut bisa dilakukan dengan membuat papan atau baliho informasi terkait anggaran Desa. Selain itu juga bisa dilakukan dengan pemasangan spanduk tentang anggaran Desa dan peruntukkannya.


Hal ini tentu saja menuai kecurigaan masyarakat, karena dengan adanya papan proyek tersebut setidaknya masyarakat bisa ikut memantau dan mengontrol pengerjaannya.


Kepala Desa Regaloh saat konfirmasi "itu proyek aspirasi dari anggota Dewan jadi yang gerjakan  orang lain bukan Desa ,walaupun anggaran masuk desa jadi saya tidak bisa apa apa hanya menerima jadi.terkait papan informasi di RAB(rencana anggaran belanja) tidak ada.ungkap Kepala Desa.


Masyarakat berharap kepada Pemkap kabupaten Pati melalui instansi terkait untuk segera menindak modus-modus  yang terjadi di Desa Regaloh dalam setiap proyek pembangunan, baik yang dianggarkan dari Pusat, Provinsi dan Kota/Kabupaten.


“Kalau perlu ke depannya, Pemkab Pati memberikan tindakan atau sanksi kepada Desa yang tidak memasang papan nama proyek tersebut, sehingga menjadikan pelajaran bagi mereka,” kata warga.


Sedianya, setiap kegiatan proyek dibarengi dengan pemasangan papan nama proyek sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan publik.


“Harus dipasang papan nama proyek itu, karena masyarakat juga berhak mengetahui berapa anggaran yang disediakan untuk pembangunan tersebut, bahkan berapa lama pengerjaannya,” ucap warga.


"Terkait pelaksanaan pembangunan  yang ada di desa Regaloh sangat memperihatinkan karena kualitas bangunan sangatlah asal jadi.sama sekali tidak memperhitungkan kuat tidak nya dan tahan lamanya bangunan .saya yakin ini pasti ada Kong kalikong dengan pihak yang mengerjakan dengan pemerintah desa Regaloh.ungkap tokoh masyarakat.(tr)