Dikes Pohuwato Gelar Pencanangan Hari HIV/AIDS Sedunia Di Puskesmas Paguat

Foto : Kegiatan pencanangan Hari HIV/AIDS sedunia.



Suaraindonesia1, Pohuwato - Dinas Kesehatan Pohuwato menggelar kegiatan pencanangan dalam rangka memperingati Hari HIV/AIDS sedunia, Rabu (01/11/2021) bertempat di Puskesmas Paguat.

Pada kegiatan pencanangan tersebut di hadiri oleh Wasor HIV Pohuwato, Abdul Haris Rahim, Camat Paguat, Darwan Sk. Laiya, Dinas Kesehatan, KPA Kabupaten dari Asosiasi Himpunan Tempat Usaha Hiburan Malam. 


Kepada Media Suaraindonesia, Selaku Wasor HIV/AIDS Pohuwato, Abdul Haris Rahim mengatakan bahwa tema yang dalam diangkat kegiatan tersebut adalah "Akhiri AIDS ketimpangan, Akhiri AIDS".


Terkait pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Pohuwato, Abdul Haris Rahim menyampaikan bahwa upaya untuk mencegah penularan HIV/AIDS dari pihaknya akan melakukan sosialisasi ke masyarakat dan ke tempat-tempat hiburan malam yang ada kabupaten Pohuwato. 


Foto : Wasor HIV/AIDS Pohuwato, Abdul Haris Rahim


"Kalo untuk pencegahan itu kami selalu upayakan, kalo ke tempat-tempat hiburan malam itu kami selalu sampaikan untuk menggunakan pengamanan (kondom_red) walaupun itu kami tidak segan-segan sering menyampaikan hal itu dan untuk masyarakat, dari pihak kami telah melakukan sosialisasi agar jangan melakukan hubungan seksual diluar atau atau dengan pasangan yang tidak sah," jelasnya.


Abdul Haris Rahim berharap untuk tahun ini sampai tahun depan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Pohuwato tidak mengalami peningkatan. 


"InsyaAllah untuk tahun ini dan tahun depan semoga kasusnya tidak bertambah dan tidak ada yang meningkatkan," harapnya. 


Disela itu, terkait sosialisasi dan himbauan dari pihak Kecamatan Paguat, Darwan Sk. laiya menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan sosialisasi dan menghimbaukan kepada petugas kesehatan, kepala desa, dan unsur organisasi kepemudaan untuk selalu menyampaikan kepada masyarakat mengenai bahaya HIV/AIDS.


"Kami telah melakukan sosialisasi, bukan cuma kepada petugas kesehatan bahkan saya telah menghimbaukan kepada teman-teman kepala desa, unsur organisasi kepemudaan juga bisa menyampaikan tentang bahaya HIV/AIDS kepada masyaraka," jelasnya. 




MHD