Boy Markus Dawir, SP Melakukan Kunjungan Kerja Di Kab. Kepulauan Yapen.



Yapen Waropen-Suaraindonesia1. Com. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua dari Fraksi Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua II DPD Demokrat Provinsi Papua, Boy Markus Dawir, SP melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Yapen.


Kehadiran Politisi Demokrat, sosok yang di kenal dengan sebutan BMD ini, dalam rangka penyerahan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Papua sebanyak 8 Ton beras, tapi juga ajang silahturami bersama masyarakat yang berlangsung di Distrik Yapen Selatan, Distrik Yapen Barat, Distrik Yapen Timur, Distrik Kepulauan Ambai, dan Distrik Yapen Utara pada tanggal 29 Desember 2022 hingga tanggal 2 Januari 2023 di Kabupaten Kepulauan Yapen.



Dikatakan BMD bahwa kehadiran dirinya sebagai momentum silaturahmi bersama masyarakat di daerah pemilihan dua Papua khusunya di kabupaten kepulauan yapen, selain mendengar apa saja yang menjadi aspirasi masyarakat tapi juga meninjau secara langsung pembangunan tapi juga yang terpenting memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.


Dirinya menjelasakan bahwa setelah dimekarkan oleh Pemerintah Pusat, kini Provinsi Papua hanya tersisa 8 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Papua dengan sisa 9 daerah administrasi tingkat 2 tersebut maka diharapkan dapat lebih sinergi baik pemerintah Kabupaten dan DPRP/DPRD untuk  bisa mengurus rakyat yang ada. 



BMD pun berpesan kepada seluruh orang Papua yang ada untuk menjaga keutuhan orang asli Papua yang ada, dimana orang asli Papua ini lebih banyak di kampung kampung, sehingga pemerintah kampung baik bamuskam dan seluruh aparat kampung serta pimpinan denominasi gereja yang ada untuk mari menata seluruh umat Tuhan yang ada di kampung. Baik sebagai rakyat maupun sebagai warga jemaat hari di jaga dengan baik sehingga yg disampaikan oleh ketua DPRD bahwa nanti nya memasuki Tahun baru, kita dapat memanfaatkan waktu yang diberikan oleh Tuhan dengan baik untuk memuliakan nama Tuhan.


Ia berharap agar seluruh orang asli Papua dapat menjaga keberlangsungan OAP agar kedepannya Jumlah populasi oap bisa meningkat dan tak habis diatas Negerinya sendiri. Tandasnya. 


(Mochtar)