BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Sosialisasi Tentang Retribusi Penguatan Dan Tata Kelola Pasar Produk Dana Dan Kredit Bank NTT




Tambolaka - Suaraindonesia1, Dengan memperhatikan prioritas pembangunan daera sesuai tema "" Sosialisasi Retribusi,Penguatan dan Tata Kelola Pasar  Produk Dana dan Kredit bank NTT. "" terdapat beberapa sektor-sektor yang dapat diperhatikan dan dikembangkan dalam rangkah mewujudkan tujuan pembangunan Nasional terutama kesejahteraan masyarakat tentunya adalah sektor sektor industri untuk mengelola hasil pertanian , sektor pendidikan dan Generasi muda yang akan meliputi kegiatan perluasan dan pemerataan kesempatan belajar serta peningkatan mutu pendidikan dan lembaran Generasi muda dibagi kader penerus perjuangan bangsa yang mampu memanfaatkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi , sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial , sektor sumber Daya Alam dan lingkungan Hidup , sektor perdagangan dan Koperasi agar dapat berkembang menjadi wadah ekonomi daera melalui pembangunan sistem perhubungan intra maupun antar daera dan sektor Aparatur pemerintah dan kelembagaan untuk meningkat kemampuan , tertanggal 15 juli 2023 Bank NTT weetobula bekerjasama dengan Dinas koperasi dan perdagangan SBD dan sejumlah masyarakat menggelar kegiatan Sosialisasi yang berlangsung di pasar weepangali lokasi obakomi desa pogotena kecamatan Loura .


Adapun kegiatan tersebut yakni tentang Sosialisasi Retribusi , Penguatan dan Tata Kelola Pasar serta sosialisasi Produk Dana dari bank NTT weetobula adalah dalam rangkah memperingati HUT bank NTT ke-61 secarah resmi dibuka oleh Patrisius Iwan Pindu Imahu sebagai pimpinan cabang bank NTT weetobula .



Dominggus Bulla sebagai PLT Kepala dinas Koperasi dan perdagangan SBD dalam sambutannya menyampaikan bahwa acarah ini sangat baik dimana akan menggugah kita kembali bahwa apa yang di bicarakan oleh pimpinan cabang sudah kita laksanakan namun kesadaran kita yang belum ada dan masih renda bahwa kaitan dengan penataan pasar bukan baru namun kita sudah lakukan secarah fisik bahwa pasar hewan di radamata sudah dipindahkan di pasar weepangali lokasi obakomi dan inilah aturan dan normatik dimana dijelaskannya bahwa pasar memiliki sebuah peran yang sangat penting yakni fungsi distribusi dan memperlancar proses penyaluran barang atau jasa dari Produsen kepada Konsumen dan fungsi yang kedua dari pasar adalah penentu Inflasi meningkatnya harga jual beli di pasar yang merupakan pertemuan antara penjual dam pembeli dan terjadi proses tawar menawar dan fungsi yang ketiga adalah bahwa pasar adalah sebagai sarana promosi atau memperkenalkan serta menginformasikan perkembangan satu barang terhadap barang yang lain sehinggah tanpa bapak dan mama pemerintah tidak bisa mengukur Inflasi dan deplasi atau nilai jual di pasar , ungkapnya .


Ditambahkannya bahwa kaitan dengan berbagai keluhan maupun keresahan  tentang pengelolaan pasar weepangali yang berlokasi di obakomi wilayah desa pogotena kecamatan loura,bahwa presentase dari retribusi harus secarah maksimal serta menjadi agenda untuk kita tindaklanjuti di forum dan kita harus miliki sebuah pemahaman yang sama sehinggah memberi manfaat , juga  tentang prasarana yang menjadi keluhan masyarakat seperti pembangunan pasar bahwa masih bersumber dari dana DAK dan pemda SBD sudah berupaya menambah beberapa pasar namun upaya  pemerintah SBD di benturkan dengan C19 sehinggah dana diarahkan penanganan C19 dan saat ini sudah ada pemulihan sesuai keputusan presiden bahwa C19 bukan lagi pandemi melainkan Endemi  sesuai pasal 17-27-2023 serta tidak dana DAK saja tetapi dialokasikan juga bagaimana mengembangkan pasar-pasar tradisonal yang ada di seluruh kabupaten SBD terutama pasar obakomi untuk menjadi pasar harian tempat lalulintas perorangan dan harus ada komunitas sehinggah apa yang sangat emerjensi dapat di lihat itu dan bagian-bagian inalah yang sementara dikaji oleh pemda SBD , tandasnya .



Ibu Carla dari bank NTT Weetobula sebagai pengurus bagian mikro juga sebagai perwakilan dari tim kredit dalam  penjelasannya menyampaikan bahwa kredit merdeka yang baru di dengar oleh nasabah adalah di dengar oleh nasabah adalah diperuntukan bagi bapak dan ibu yang memiliki usaha dalam hal ini yakni perdagangan, pertanian , peternakan , perikanan dan lainnya seperti yang sudah dijelaskan bahwa ada transaksi jual beli dan pendapatan yang dapat dilayani secarah merdeka .


Menurutnya bahwa kredit merdeka ini dimulai dari plavon 5 juta dengan syarat bahwa bapak dan ibu harus mempunyai bang keber artinya yang belum terakses oleh jasa keuangan lainnya dari 5 juta tersebut bunganya Nol persen dan murni setor hanya modal atau pokoknya saja dalam jangka waktu 12 bulan yang mana pada setiap bulan bapak dan ibu setor 450 ribu dengan sistim penyetoran yakni dua jenis yaitu per hari dan per minggu dengan catatan status lancar. 



Kemudian untuk kredit merdeka dalam satu kali peminjaman lancar , tahap  berikutnya dapat dinaikkan plafonnya dengan maksimal 10 juta dengan jangka waktu akan bergeser sampai dua tahun 24 bulan atau 18 bulan atau dapat dianalisa dari kemampuan dari hasil usaha bapak dan ibu  khususnya untuk kredit merdeka . ( tanpa agunan ) atau yang dijadikan jaminan adalah usaha bapak dan ibu itu sendiri . selain kredit merdeka ada juga yang disebut kredit Popela adalah kredit dimana membuktikan bapak dan ibu memiliki lapak dan usaha yang berjalan tanpa rekayasa ( harus usaha sendiri ) , tandasnya .


Kemudian kredit mikro popela menurutnya adalah kredit yang memakai agunan yang dimulai dari 5 juta hingga 100 juta dengan 12 persen dengan bunga menurun setiap bulan sampai dengan akhir peminjaman dan kredit tersebut memakai agunan sertipikat tanah , ungkapnya .


Hadir pada kegiatan Sosialisasi adalah Oktavianus Muda sebagai sekretaris dinas bapenda SBD , Kepala desa pogotena serta sejumlah masyarakat pengguna jasa pasar .......Eman & Tibo

« PREV
NEXT »