BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Memperjuangkan Nasib Para Perawat Itikat Baik Ketua PPNI Tidak Mendapat Respon Positif Dari Pihak RSTN.




Boalemo - SuaraIndonesia1. Nasib para Tenaga Kontrak yang ada di Kabupaten Boalemo sungguh sangat memprihatinkan, dimana setelah penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Boalemo yang menyatakan pemotongan terhadapa gaji daripada Tenaga Kontrak sebesar 65 % dan hingga saat ini sudah dua bulan belum juga terbayarkan, bahkan lebih kejam lagi sampai ada lontaran kalimat "tidak menerima keputusan ini, maka berhenti jadi tenaga kontrak".


Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Boalemo Willyanto Abdul yang ditemui awak media di kantornya pada rabu (15/11) Kembali menyampaikan kekecewaannya kepada kedua pejabat yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo, dimana perkataan yang pernah dilontarkan oleh kedua pejabat itu kepada Tenaga Kontrak yang ada di RSTN tersebut sungguh sangat mengecewakannya dan hingga saat ini belum ada itikad baik dari para oejabat tersebut untuk meminta maaf.


Sebagai Ketua PPNI Willyanto Abdul telah berusaha untuk mencari jalan keluar dan solusi terkait persoalan tersebut akan tetapi kedua Pejabat yang ada di RSTN justru acuh tak acuh dengan hal tersebut. 

"sudah beberapa hari hal ini saya suarakan lewat media online akan tetapi kedua pejabat yang telah menyampaikan kalimat tersebut justru belum menanggapi, Kalau sudah Tidak Ada Itikad Baik dari kedua pejabat tersebut, maka mereka tidak layak jadi pejabat, sehingga hal ini harus menjadi evaluasi karena dikhawatirkan justru akan mengurangi semangat para perawat yang saat ini bekerja di RSTN"


Willyanto Abdul juga mengingatkan bahwa jika nanti para Perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Tani dan Nelayan Kabupaten Boalemo bertindak yang bisa merugikan aktivitas Pelayanan Kesehatan di RSTN maka jangan menyalahkan mereka, karena saya saja yang bukan perawat di RSTN merasa sangat kecewa dengan lontaran kalimat yang justru menurunkan semangat dalam bekerja, seharusnya sebagai Pejabat ataupun Senior pada Profesi Perawat memberikan motivasi dan juga solusi kepada bawahan ketika para bawahan menemui masalah yang mempertaruhkan pekerjaan mereka.


Ketua PPNI Willyanto Abdul berharap dengan adanya berita ini mampu membuka mata dan hati Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo untuk melakukan pemeriksaan terhadap kedua pejabat yang ada di RSTN tersebut, karena ketika hal ini dibiarkan, maka ditakutkan akan terjadi hal sama yang nantinya bukan hanya menimpa para perawat yang ada di RSTN akan tetapi seluruh tenaga kontrak yang di Di Kabupaten Boalemo.


Penulis : Ayimun Sunga

« PREV
NEXT »