Rapat Koordinasi Kepala Sekolah, Pengawas dan Koodinator Wilayah Se-Kabupaten Merangin


Merangin - Suaraindonesia1, Agenda rapat degan tema Terkait adanya permasalahan data dapodik yang terdapat di sekolah-sekolah, dan menyebabkan adanya indikasi kecurangan yang di lakukan oleh peserta P3K baru-baru ini, dan sempat viral di berbagai media sosial beberapa hari terakhir ini, dengan demikian pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Merangin, berinisiatif mencari jalan keluar dan mengumpulkan seluruh kepala Sekolah, Pengawas, dan Koordinator Wilayah guna mengatasi data dapodik yang ada di -sekolah yang menyembab kan adanya persoalan terhadap penerimaan P3K.

Bertempat di SDN 282, para kepala sekolah, pengawas dan Koodinator Wilayah di kumpulkan oleh pihak Disdikbud Kabupaten Merangin.


“Pada hari ini kami ingin melihat data dapodik yang real dari sekolah masing-masing, kalau tidak ada data kami tidak bisa mengecek data dapodik tersebut, tolong update kan data yang ada di sekolah, hal ini bukan hanya data dapodik saja tapi seluruh data-data yang ada di sekolah,” pinta A.Gani sewaktu membuka acara rapat tersebut.


Dalam hal ini yang hadir wilayah dapil I para kepala sekolah pengawas dan Koodinator Wilayah, dan untuk hari berikutnya akan menyusul dari dapil yang lain, dengan perwakilan yang sama pula.


Terpisah, Rafdi selaku Kabid PTK Disdikbud Kabupaten Merangin menjelaskan data dapodik dari seluruh sekolah harus masuk paling lambat tanggal 20 Januari 2024, di karenakan data dapodik tersebut akan di peripikasi ulang oleh pihak operator Disdikbud.


“Untuk seluruh kepala sekolah agar dapat memberikan data dapodik nya paling lambat tanggal 20 Januari mendatang, karena data tersebut akan kita enter untuk menindaklanjuti kebenaran nya, di situlah kita bisa menyatakan kalau data tersebut benar atau abal-abal,” tandas Rafdi. Kepada kepala sekolah  dan para guru yg turut hadir di aca pembahasan tersebut (p3k) kami sebagian tutor  tentulah ini    hal seperti agenda kita hari ini bisa kelir  sehingga ada kekeliruan dapat kita telusuri  bersama  menuju  teranseparan  sehingga gak ada tadah yg tupang tindih ucap nya kepada media ..BSR