UMKM MULAI BERGELIAT DI KOTA TAMBOLAKA




TAMBOLAKA - Suaraindonesia1, Dalam rangkah memaksimalkan fungsi dari berbagai pendampingan , Program Layanan Usaha Terpadu menjadi langkah terobosan sehinggah KUMKM mendapatkan solusi yang tepat atas permasalahan yang dihadapi terkini

INI KATA WAKIL BUPATI Semoga awal penggunaan Alun-Alun Kota Tambolaka Menjadi Maju dan Lebih bagus kedepannya demi perkembangan Ekonomi Masyarakat



Beberapa permasalahan yang dihadapi dan yang harus ditantang oleh masyarakat kabupaten SBD terkini secarah minimum menjadi kewajiban Program Layanan Usaha Terpadu Usaha Mikro Kecil dan Menengah untuk melakukan konsultasi bisnis,pendampingan atau mentor bisnis,Promosi atau pemasaran,Akses kepembiayaan,Pelatihan bisnis,Networking,dan Layanan pustaka enterpreneur .


Program Layanan Usaha Terpadu  Koperasi Usaha Mikto Kecil dan Menengah sebagai terobosan ini yang tengah bergeliat menjadi suatu sistem yang didalamnya mensinergikan berbagai pemangku kepentingan dalam memanfaatkan  pembangunan fisik yang dibangun tahun ini hinggah dilakukan Loncing Perdana hari ini 13 januari 2024 , serta terdapat 16 kelompok UMKM bergeliat meramaikan Alun-alun kota Tambolaka .



Loncing Perdana taman kota atau Alun-alun kota Tambolaka secarah resmi dibuka langsung oleh Marten Kristian Taka, Sip yang di dampingi langsung oleh Margaretha Tatik Wurya Ningsih sebagai ketua PKK Dekranasda kabupaten Sumba Barat Daya dan YT.Kawi sebagai kepala dinas Koperasi .


Selanjutnya wakil bupati dalam sambutannya menyampaikan semoga awal penggunaan Alun-alun kota tambolaka ini menjadi maju dan menjadi lebih bagus kedepannya demi perkembangan ekonomi masyarakat , ungkapnya .



Selain itu terkait UMKM terutama dalam hal kuliner menurutnya bahwa kabupaten SBD baru berusia 16 tahun . Dalam proses menataan dan membangun serta terbena guna menjadi sebuah daera Otonom yang diharapkan oleh banyak kalangan tentu semuanya membutuhkan waktu,dana dan pemikiran rasional serta SDM yang baik . Nah dalam proses perjalanan pelayanan pemerintah dalam pembangunan serta kemasyarakatan SBD terbenah .


Dikatakannya bahwa beberapa tahun terakhir kerinduan masyarakat pada umumnya lebih khusus masyarakat kota tambolaka sangat tinggih dalam hal pemda SBD untuk memperhatikan keberadaan para kuliner serta jumlah usaha dibidang kuliner yang begitu banyak . Namun dari sisi kualitas semuanya masih membutuhkan perhatian dari berbagai pihak dalam hal ini yang dimaksud adalah Ruang dan Tempat yang dimungkinkan agar segerah UMKM dapat berusaha ditempat yang sudah dipastikan serta pemda harus membaca untuk  mengikuti proses yang ada dalam hal kemampuan keuangan daera .



Beberapa tahun yang lalu disebutkan bahwa kita menghadapi pandemi , sehinggah menjawab apa yang menjadi kerinduan masyarakat pada umumnya terutama yang bergerak dibidang kuliner menjadi lambat . Kita syukuri bahwa pandemi sudah berakhir yang membuat pemerintah kembali normal melakukan pelayanan dan khususnya kota tambolaka sejak tiga tahun yang lalu perencanaan untuk menata taman kota pada tahun 2023 dapat terealisir atas dukungan pempus dalam hal membantu dana agar harapan masyarakat segerah teratasi , sebutnya .


Menurutnya bahwa lokasi galatama yang sedang berproses membangun walau belum sampai pada finisingnya pada pekerjaan ini yang sifatnya mengkier dan beberapa tahun kedepan baru dapat rampung serta penganggarannyapun yang sifatnya mengkier akan mengikutinya serta disinilah masyarakat menunjukanulin kerinduan, semangat,memiliki area yang pasti agar usaha kuliner dapat berjalan yang sudah terbukti malam ini terdapat 16 kelompok kuliner menggeliat menunjukan masyarakat kota tambolaka umumnya sangat rindu dan mau berusaha sesuai apa yang menjadi harapannya .


Oleh karena itu atas nama pemda SBD dalam harapannya menyampaikan Mari bersama-sama,bersinergis bagus,berkaloborasi baik agar Alun-alun kota tambolaka tidak hanya sebagai tempat atau spot wisata tata kota tetapi dijadikan spot wisata kuliner jam-jam tertentu,kita jaga aset ini baik dari sisi kebersihannya,pengamanan sehinggah tidak terjadi kerusakan yanyang tidak pada tempatnya dan sama-sama merencanakan yang rasional apa yang perlu kedepannya kita lakukan lagi dan pemerintah tentunya akan berusaha sedapat mungkin dari perencanaan yang sifatnya multier agar pada gilir dan 2-3 tahun kedepannya area ini sudah bisa lengkap sesuai dengan perencanaan .


Dan terkait dengan peserta UMKM dirinya berharap bahwa untuk mewujudkan tujuan tersebut diutamakan peningkatan nilai tambah dan peningkatan daya saing KUMKM dan disisi lain memberikan corak dan karakter produk unggulan spesifik yang dikembangkan diwilayah masing-masing , tutupnya .


Ketua TP. PKK Dekranasda kabupaten Sumba Barat Daya , Ny.Margartha Tatik.W.Ningsih hal yang sama pada loncing tersebut menyampaikan bahwa sudah melihat sejumlah rombong ( 16 unit ) dengan menampilkan segala yang terbaik apa yang merupakan kreatif para peserta UMKM . Menurutnya bahwa banyak hal yang walaupun baru hari pertama diloncing tetapi banyak pula hal yang harus diperbaiki dan dibenahi terutama dari segi kebersihan (sampah)dan masing-masing peserta UMKM . Kemudian juga disampaikan bahwa diri bukan orang pemda dan hanyalah sebagai ketua PKK Dekranasda berdasarkan masukan yang dihimpunnya bahwa Alun-alun kota tambolaka harusnya dijaga dimana misalnya dibuka dari jam 6 hinggah jam 12 malam tentunya sudah ada pengontrolan karena lewat atau diatas jam 12 banyak anak-anak muda yang kurang bertanggungjawab terlebih khusus pada kerusakan lampu mengakibatkan masalah .


Dan point berikut yang disampaikannya adalah tempatnya setiap rombongan masih semrawut,tempat parkir ini menjadi riskan terlebih pada anak-anak . Sehinggah kemungkinan pemda berkaloborasi dengan dinas-dinas terkait bagaimana menjaga dan menciptakan keamanan dalam hal ini harus ada tempat parkir tersendiri sehinggaj pengunjung bisa nyaman dan kelihatannya juga dapat indah serta rapih dan inilah beberapa hal yang dapat dilihat oleh dinas koperasi itu sendiri dan tentunya kami PKK Dekranasda tetap mengambil bagian dan sebagai ketua saya berharap agar dinas terkait dapat menyiapkan lagi rombong-rombong karena masih banyak peserta yang merindukan tempat atau ruang untuk dapat berusaha,termasuk yang berketrampilan dan boleh dikatakan bahwa tempat ini adalah tempat hiburan atau lepas lelah masyarakat,ungkapnya .


YT.Kawi sebagai kepala dinas Koperasi dalam sambutan singkat menyampaikan bahwa sangat luar biasa dan berterimakasih atas kesiapan pemerintah daera dalam rangkah Loncing perdana dengan 16 kolompok kuliner yang akan perdana hari ini dan angkah yang sangat luar biasa pula bahwa kabupaten SBD dibidang UKM dibawah asuhan dinas koperasi UKM sudah mulai berinovasi dan kreatif lewat tata kuliner Alun-alun kota tambolaka menjadi tempat atau peluang perubahan hidup lewat UKM dan bahkan juga menjadi hiburan untuk masyarakat umum dan kaitan dengan segala hal teknis yang berkaitan dengan kepengurusan ini kami akan selalu berkoordinasi atau konsultasi kepada dinas terkait dan juga kepada pimpinan daera untuk melakukan pembinaan dengan tumpuan pada satu hal yakni Kebersihan terutama sampah serta lainnya akan dikerja samakan , pungkasnya mengakhiri......Eman Ledu .