Peringatan Isro Mi'roj Menjadi Momentum Kebangkitan Perjuangan Umat Muslim




Bitung , Suaraindonesia1  - Minggu  (11/02/2024) - Hari-hari besar keagamaan selalu di peringati setiap tahunya dalam Islam. Salah satu yang tidak kalah penting adalah Isro mi'roj Nabi besar Muhammad Shalallahu alaihi wasallam.



Bertempat di Masjid Al-Hikmah Kel.Girian Indah  Kec.Girian Kota Bitung  Sulawesi Utara seluruh jamaah Masjid Al-Hikmah yg  di Motori oleh Majelis Ta'lim , Majelis Tazkir, serta  remaja, melaksanakan kegiatan dalam rangka memperingati Isro mi'roj  1445 Hijriah 2024 Miladia.




Kegiatan yang di pandu langsung oleh Ustadz Aripin Manoppo selaku MC ini menghadirkan penceramah terkenal di Kota Bitung Ustadz Husen Alkatiri S.Ag dan di meriahkan oleh penampilan anak-anak muda yang tergabung dalam Hadra Al-haudh.



Husen Alkatiri dalam hal ini juga tercatat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama Kec.  Matuari Kota Bitung (Sulut) 




Dalam isi tauzia yg di sampaikan Ustadz, lebih kepada bagaimana kuasa Allah memperjalankan hambanya dari Masjid Haram ke Masjid Al-Aqsa hingga ke Sidratul Muntaha .

Alkatiri juga sempat menyinggung peran umat muslim lebih khusus muslim kota Bitung dalam berbangsa dan bernegara.

Apalagi di tahun politik seperti sekarang ini menurut dia, suda saatnya umat muslim kota Bitung bangkit dan bersatu memilih pempin yang bisa menyampaikan aspirasi umat di pemerintahan. Sebab di lima tahun kemarin, keterwakilan muslim di legislatif Kota Bitung sangat sedikit. Ini di akibatkan suara muslim gampang sekali di bayar.

Suara umat muslim kata dia sangat tawadhu alias tau warna duit.

Bukan tawadhu yang berarti renda hati.



Dalam pantaun media, nampak hadir sejumlah Caleg DPRD dari berbagai partai.

Salah satunya adalah caleg dari Partai  Amanat  Nasional (PAN) Herdra Bayusa Putra S.T.

Tokoh pemuda yang cukup terkenal di Kota Bitung itu mencatatkan dirinya sebagai calon legislatif daerah pemilihan (Dapil red.) .dua dengan nomor urut dua (2).



Lewat wawancara wartawan Suaraindonesia1, Bayu sapaan akrabnya  menyampaikan bahwa syi'ar Islam itu di mulai dari Masjid ke Masjid. Maka dengan memakmurkan Masjid, berarti kita telah menghidupkan syi'ar itu sendiri.

Tokoh muda yg banyak mendesain sejumlah Masjid di Kota Bitung lewat karya-karyanya ini juga menambahkan bahwa peran penting keterwakilan suara umat muslim di kota Bitung ini sangat di harapkan, sebagai tolak ukur pemerintah dalam hal mengambil kebijakan yg berkaitan dengan kemaslahatan umat, wabil khusus umat  muslim itu sendiri.

Jika di legislatif keterwakilan kita sebagai muslim kurang, maka jangan salahkan jika nanti kebijakan-kebijakan yang di ambil pemerintah kurang berpihak kepada kita.

Sementara kita tau bersama bahwa umat muslim di kota Bitung tercatat kurang lebih 40%.

Inilah tantangan yang harus kita hadapi.

Kalau bukan kita siapa.

Kalau bukan sekarang kapan.

Pungkas dia.


                (Y/M)