SOSIALISASI DAK JALAN DAERAH PAKET PEKERJAAN PENANGANAN LONG SEGMEN JALAN DALAM KOTA, EMPAT RUAS JALAN DI SBD AKAN DIKERJAKAN YANG LAHIR DARI TUBUH DANA DAK 2024.




Tambolaka - Suaraindonesia1, Kebijakan Pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya khususnya dinas terkait PUPR agendakan paket pekerjaan penanganan long segmen atau  peningkatan infrastruktur ruas jalan ( hotmix ) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus ( DAK ) tahun 2024 .


Usulan Rencana Kerja pemerintah kabupaten Sumba Barat Daya yakni beberapa paket pekerjaan penanganan long segmen konstruksi pembangunan ruas jalan ( hotmik ) yang bersumber dari dana DAK 2024 , tertanggal 3 pebruari 2024 sejumlah masyarakat kota tambolaka sudah bersukacita bahwa sudah memastikan betapa pentingnya sebuah perubahan dalam dunia pembangunan terutama infrastruktur jalan dan akan dikerjakan pada tahun 2024 terkini .



Dan juga secarah teknis bahwa sebelum dikerjakan beberapa paket pekerjaan penanganan long segmen pihak dinas terkait tingkat kabupaten Sumba Barat Daya gelar kegiatan sosialisasi ditengah masyarakat pada empat titik di mana sosialisasi tersebut bertujuan untuk melakukan pembenahan terhadap masyarakat agar tidak melakukan berbagai indikasi di lapangan terutama yang berkaitan dengan ganti rugi dan lain sebagainya , ungkap kadis .


Dalam sosialisasi tersebut yang di pandu langsung oleh Wilhelmus Woda Lado sebagai kepala dinas PU tingkat kabupaten SBD yang didampingi langsung oleh Asisten II , Dominggus Bulla , kepala inspektorat , Theofilus Natara , Charles Dappa Tondo sebagai Camat kota Tambolaka dan kepala dinas kominfo , Lurah dan kepala desa serta PJ kepala desa kalena wano disebutkan beberapa paket pekerjaan penanganan long segmen bidang jalan terdapat empat ruas jalan seperti :


Yang pertama adalah paket pekerjaan penanganan long segmen bidang jalan atau ruas jalan dalam kota tambolaka dimana penanganannya adalah bervolume 13,875 kilo meter dengan total dananya 8.831.250.000 dan nilai kontraknya 8. 8.22.649 ribu serta peningkatan 2,435 kilo meter dan pemelirahaan berkala 1,44 kilo meter pemeliharaan rutin 10 kilo meter .


Yang kedua paket pekerjaan penanganan long segmen ruas jalan Tanggaba--Tanggoo bahwa total yang dikerjakan sebanyak 12,5 kilo meter dengan total biaya atau nilai kontraknya sebesar 13,818.319000 ribu yang terdiri dari peningkatan ruas jalan 3,1 kilo meter pemeliharaan berkala 2,2 kilo meter dan pemeliharaan rutin 7,2 kilo meter .


Ketiga paket pekerjaan penanganan long segmen ruas jalan waimangura -- Rara-- Leteloko itu bervolume 7,64 kilo meter dengan nilai kontrak 20.557.696 ribu yang terdiri dari peningkatan ruas jalan bervolume 6,64 kilo meter dan pemeliharaan berkala 1 kilo meter .


Paket pekerjaan penanganan Long segmen ruas jalan Weekapoda -- Kiku Karabo bervolume 5,2 kilo meter dengan nilai kontrak 10.4.89.229 ribu .


Dari empat ruas jalan yang bersumber dari DAK 2024 masing-masing akan dikerjakan oleh : 


Penanganan ruas jalan Kota Tambolaka dikerjakan oleh CV.Maghu Ate 


Penanganan Tanggaba--Tanggoo di kerjakan oleh CV. Citra Mandiri .


Penangananruas Weemangura--Rara--Leteloko dikerjakan oleh CV.Bumi Permai Nusantara .


Penanganan Long segmen Weekapoda--Kiku Karabo dikerjakan oleh CV.Maghu Ate .


Selanjutnya dari empat ruas jalan tersebut , kepala dinas Pekerjaan Umum tingkat kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan bahwa kaitan dengan peningkatan dan penanganan long segmen jalan pada empat titik seperti yang sudah disebutkan nomenklaturnya di atas yang lahir dari tubuh Dana Alokasi Khusus disebutkannya bahwa sebelum keempat ruas jalan tersebut dikerjakan terdahulunya kami akan lakukan sosialisasi ditengah masyarakat agar tidak terjadi indikasi lapangan yang dilakukan oleh masyarakat terutama kaitan dengan ganti rugi , pungkasnya .


Ditambahkannya bahwa beberapa peningkatan penanganan paket pekerjaan long segmen ruas jalan baik ruas jalan kabupaten maupun ruas jalan provinsi adalah hasil survai lapangan pada beberapa titik wilayah dikabupaten Sumba Barat Daya sehinggah menjadi Usulan Rencana Kerja ( URK ) tahun anggaran 2023 terhadap pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk di jadikan P1 .


Dengan tercapainya beberapa agenda titik ruas jalan pada beberapa wilayah ,  Wilhelmus Woda Lado sebagai Instansi teknis dirinya  berharap agar masyarakat bersyukur dan mendukung serta nergandengan tangan membangun , menjaga serta memelihara sehinggah yang sangat diharapkannya adalah mutu dan kualitas serta asas manfaat  dapat bertahan lama dinikmati secarah puas .


Juga berdasarkan pengalamannya bahwa paket pekerjaan penanganan long segmen yang sudah berjalan beberapa tahun terlewatkan menurutnya bahwa semua penanganan segmen pekerjaan berjalan baik dan pada prinsipnya bahwa  perencanaan harus bagus , pelaksanaan juga harus bagus serta pelaporan hasil evaluasi maupun pengawasan juga harus baik .


Dan seandainya dalam perencanaan tidak bagus maka secarah otomatis pekerjaan juga tidak bagus dan termasuk pengawasannya , seandainya didalam pengawas tidak bagus maka akibatnya tentu laporan dan evaluasinya juga tidak bagus , dan manakala dari ketiga prinsip tersebut dilakukan secarah bagus apalagi hasil atau tingkat kualitas segmen yang dikerjakan sangat bagus yakni MUTU dan KUALITAS maka tentu laporannya bagus dan bahkan segala URK tidak mandek , pungkasnya .


Ditambahkan lagi bahwa yang disebut  lapen saat ini agak berkurang sehinggah dengan kebijakan pemerintah pusat bahwa tidak ada lagi pembangunan jalan lapen yang bersumber dari DAK ( wajib hukumnya dihotmix ) . Oleh karena itu semua segmen jalan lapen yang masuk pada peningkatan adalah ruas jalan yang sudah ada dan sudah di lapen Sehinggah  adapun peningkatan konstruksi  pembangunan ruas jalan lapen tidak ada alasan masyarakat menuntut ganti rugi karena sangat jelas bahwa badan jalan  bagian kiri 15 meter dan badan jalan  bagian kanan 15 meter .


Oleh karena itu menurutnya bahwa  sebelum pekerjaan dimulai maka kami akan lakukan sosialisasi ditengah masyarakat agar tidak menuntut ganti rugi dan lain sebagainya karena rinciannya tidak ada yang namanya uang ganti rugi pada konstruksi jalan DAK , tuturnya ......Eman.