TaK Kunjung Usai, Suami Korban yang Rumah Tangganya Di ganggu Masih terus mencari Keadilan.


Boalemo - SuaraIndonesia1. Kabupaten Boalemo saat ini dihebohkan oleh beberapa masalah, dari Persoalan Tenaga Kontrak yang saat ini terancam diberhentikan dan juga kasus Kepala Desa yang Menggangu Istri Orang melalui Chat (Pesan Whatsapp dan Messenger).


Melalui berita yang telah ditayangkan oleh Radar Publik Kades Pentadu Barat Akan Dilaporkan, Di Duga Chat Istri Orang, hingga saat ini sesuai informasi yang didapatkan bahwa Laporan tersebut telah sampai pada pihak Pemerintah Daerah yakni Dinas Sosial dan Kecamatan, akan tetapi hingga saat ini, belum juga menemui titik temu.



Bahkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pentadu Barat telah mengantarkan surat hasil pleno terkait Kasus yang saat ini tengah hangat dibicarakan masyarakat kepada pihak kecamatan, akan tetapi seakan-akan hal ini hanya jalan di tempat saja.


Suami Korban yang ditemui oleh awak media menyampaikan bahwa dirinya saat ini membutuhkan keadilan terkait kejadian yang mengganggu keharmonisan rumah tangganya, apakah karena yang terlibat seorang Kepala Desa, maka Kebal akan Hukum dan Sanksi Sosial dari Pemerintah Daerah....?


Sebagai seorang Suami dirinya merasa tidak menerima Hal yang telah terjadi pada keluarganya, akan tetapi karena menghargai Hukum dan Statusnya sebagai warga negara yang baik, dirinya berharap agar hal ini diseriusi oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Kecamatan, Jangan sampe hal ini justru akan mencoreng nama baik Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.


Kejadian seperti ini telah banyak terjadi di Kabupaten Boalemo, dan perlu penangan serius dari Pemerintah Daerah, sehingga tidak akan terjadi di Desa lain yang ada di Daerah ini, jangan sampai hari ini Pemerintah Daerah dianggap Tutup mata karena hingga saat ini belum ada keputusan terkait Persoalan yang terjadi di Pemerintah Desa Pentadu Barat.


Penulis : Ayimun Sunga