DEMOKRASI DALAM PERSPEKTIF KEARIFAN BUDAYA SUMBA TANAH MARAPU SUDAH DI AMBANG PINTU




SBD ,  Suara1ndonesia1.Com , Ir,Zakarias Natara, Maju sebagai kandidat bakal calon SBD 1 dan siap bertarung 27 Nopember  2024-2029 .


Indonesia merupakan salah satu negara terbesar dan berada dibawah garis khatulistiwa dalam penerapan sistem Demokrasi terutama demi orasi yang berlandaskan butir-butir Pancasila adalah salah satu bentuk penerapan sistem demokrasi di Indonesia yang dapat dilihat dalam perhelatan atau kanca pada dunia politik terutama pada pemilihan umum Kepala Daera 2024-2029 khususnya dikabupaten Sumba Barat Daya . 


Bagi seluruh warga Negara Republik Indonesia tercinta , khususnya warga masyarakat kabupaten Sumba Barat Daya bahwa pesta demokrasi pemilihan kepala daera dan wakil kepala daera 2024-2029  yang genting dan semakin memanas saat ini merupaka sebuah moment dimana setiap kandidat bakal Calon SBD1 maupun kandidat bakal calon SBD 2 tinggal beberapa purnama lagi akan bertempur mengadu politik ,mengadu persepsi dengan berbagai carah dan teknik sesuai ektabilitas yang dimiliki untuk hadapi perhelatan kanca politik yang merupakan ujian bagi sejumlah kandidat bakal calon SBD1 maupun kandidat bakal calon SBD2 2024-2029 di kabupaten SBD, dan semuanya ini berada diakar rumput sebagai pemegang kedaulatan .


Oleh sebab itu pesta demokrasi pemilukada yang akan diselenggarakan pada 27 Nopember 2024-2029 mendatang merupakan ujian secarah menyeluruh bagaimana masyarakat menentukan pilihannya dengan hatinuraninya sebagai PEMILIH terhadap kandidat yang di PILIHNYA .


Pesta Demokrasi terkini tidak di pungkiri  bahwa KEDAULATAN berada ditangan rakyat sebagai penentu keberhasilan setiap bakal calon untuk menyerap dan membawa segala aspirasi masyarakat demi perubahan kedepannya , tentu akan bekerja keras dengan berbagai carah intelektual untuk menggiring opini masyarakat agar memilihnya .


Oleh sebab itu secarah pribadi menghimbau agar pelaksanaan pesta demokrasi yang terselenggara pada 27 Nopember 2024 , para milenial dari berbagai daera pemilihan agar melaksanakannya dengan aman , tertib dan damai sehinggah didalam pertarungan perhelatan kanca politik menjadi momont yang bermartabat dan dapat diwarnai dengan persahabatan dan kekeluargaan satu dengan yang lain . 


Pada kanca politik pilkada terkini , bahwa setiap warga indonesia mempunyai hak dan kewajiban untuk Memilih dan di Pilih dan tentunya semua harus berdasarkan regulasi yang ada .


Berdasarkan hasil infestigasi lapangan awak media pada beberapa daera pemilihan ( Dapil ) hinggah pada pelosok-pelosok kampung khususnya  bahwa yang dikatakan DEMOKRASI benar-benar terletak pada kedaulatan rakyat secarah menyeluruh dan dijalankan secarah langsung oleh rakyat dan demokrasi ini merupakan bentuk dan sistem pemerintahan dimana kekuasaan politik dipegang oleh rakyat secarah langsung .


Terkini moment politik pemilihan kepala daera tingkat kabupaten Sumba Barat Daya 2024-2029 ""  AnaLikku LaipaLoda--Ana Aba Lunalele "" telah mengambil sikap untuk maju dalam perhelatan kancapolitik pemilihan kepala daera 2024--2029 tinggal beberapa purnama lagi .


Ana Likku--Ana Aba telah bersepakat mengusung salah satu kader muda loura pembawa perubahan untuk maju sebagai kandidat bakal calon Bupati Sumba Barat Daya 2024-2029 dan siap bertarung pada perhelatan pemihan Kepala daera pada 27 Nopember 2024 mendatang .


Berdasarkan keputusan tokoh-tokoh adat Loura dan tokooh-tokoh muda Loura dari sebelas wilayah desa memutuskan dan bersepakat mengusung "" Ir,ZAKARIAS NATARA "" untuk maju SBD 1 dan siap bertempur .


Diketahui "" Ir,ZAKARIAS NATARA "" adalah Putra kelahiran Kampung Letekonda desa Letekonda kecamatan Loura Sumba Barat Daya .


Secarah fakta konstestasi politik pemilihan kepala daera kabupaten Sumba Barat Daya 2024 saat ini sangat strategis bagi orang loura untuk keluar dari peran sebagai "" DACING POLITK "" 


Loura memiliki figur-figur yang Mumpuni,jika menyatukan kekuatan khususnya loura , bukan tidak mungkin Bupati atau wakil Bupati "" milik "" orang loura . 

Selain itu juga , ketua partai ada dalam genggaman figur loura .


""" Mampukah Loura keluar dari peran sebagai Dacing Politik ? ""


Bercermin dari kejadian kanca politik yang terlewatkan atau kasus yang sering muncul dalam penyelenggaraan pemilu sebelumnya , dengan moment kanca politik pemilihan kepala daera 2024-2029 kader Loura menyatakan Niat untuk siap bertempur demi Loda wee maringi - Pada wee malala . 


Beberapa pemuda dan tokoh loura yang ditemui media ini kaitan Pilkada 2024 yang cukup genting dan memanas , tokoh loura dan pemuda loura mengajak seluruh warga masyakat loura dari sabang hinggah merauke lebih khususnya warga masyarakat di kabupaten Sumba Barat Daya agar mengutarakan atau mengaitkan nilai-nilai Demokrasi dengan pandangan hidup masing-masing daera atau wilayah dan lebih khusus warga masyarakat loura agar dapat melihat "" BONSAI " yang bertahun-tahun berada di dalam pot , sehinggah dengan moment ini , para tokoh adat dan para tokoh pemudah loura mengajak agar loura tetap satukan kekuatan sehinggah membawa perubahan akan tanah marapu "" Loda wee maringi -- Pada wee malala tercinta , ungkap sejumlah tokoh dan sejumlah tokoh pemuda loura .


Dengan memahami Demokrasi dari sisi budaya atau sastra Sumba dalam dunia perhelatan politik maka kita dapat dengan muda untuk mengimplementasikan Prinsip dan Nilai Demokrasi dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat pada kanca politik atau pesta Demokrasi 2024-2029 .


Gusti salah satu tokoh pemuda dalam dialog singkatnya mengatakan , Ina Ama --- Kaa Alli kagu , Ana Likku Laipa loda -- Ana Aba Luna lele , "  Ir.ZAKARIAS NATARA, MT. adalah kader loura yang diusung sebagai bakal calon SBD 1 2024-2029 untuk membawa aspirasi dan  perubahan demi terwujudnya SBD yang lebih baik demi kesejahteraan rakyat SBD , dimana menurutnya bahwa di tanah marapu Loda wee Maringi - Pada wee Malala masih banyak persoalan yang mesti di perhatikan secarah serius . Jika masyarakat satukan kekuatan untuk Zakarias Natara merebut SBD 1 tentunya  membawa pulau sumba yang kaya akan berbagai destinasi pariwisata dan kaya akan sastra adat , pungkasnya .


Dalam kajian media ini kaitan dengan pesta demokrasi Pilkada saat ini , tokoh muda kembali menggali sastra Laura,Waiwewa,Kodi ( LAWADI ) dalam perhelatan kanca politik pilkada di dalam  memilih ina Ama-Alli kaa dughu dadigu / pa ina - pa ama dengan tujuan untuk mewujudkan SBD yang lebih baik serta demi terwujudnya masyarakat SBD yang sejahterah demi perkembangan kemajuan sebuah daera dan demi kesejahteraan masyarakat serta mendiami umakalada ( rumah besar ) / kantor dengan gelar yang di sandang : Ama A Tuggala Katukku -- Inna A Kotaka Karoka , yang dapat dimaknai : Bapak pemegang kemudi tunggal ,dan Ibu pemegang kendali utama "" ZAKARIAS NATARA ""


Gelar ini pada kanca politik atau pesta Demokrasi pilkada menggambarkan bagi putra loura figur muda yang memiliki Ektabilitas untuk melakukan sebuah terobosan dalam menjalankan tugas kepemimpinan yang dipercayakan oleh masyarakat nantinya .


Dan juga , Lasimnya dalam pencalonan , setiap calon yang di usung oleh Tokoh maupun tokoh pemuda dan juga  masing-masing partai pengusung serta  kadernya dengan berbagai ungkapan sastra yang selalu berbeda artinya ""  Dara Paka lete -Tena Pama Di,i / Kuda tunggang dan - Perahu tumpangan atau Katura witi Manu , ka zonga tibbu rowa ( taji ayam ) yang di piara  -- pohon yang di rawat "" .


Oleh karena itu , Untuk mencapai tujuan  menjadi bakal calon pemimpin daera , tentunya tidak hanya melalui partai saja , tetapi melalui perorangan ataupun independen dengan berbagai teknik karena setiap warga mempunyai hak untuk di pilih , dengan berbagai ungkapan dalam sastra Sumba untuk calon Independen adalah "" OLEH MILLA -- OLE DENGO --- OLE PODI OLE RATO .


Salam pesta Demokrasi pemilukada  2024-22029  .

 * Eman Ledu * ( SuaraIndonesia1.Com ).