Merangin-SuaraIndonesia1.com,
Wakil Bupati (Wabup) Merangin, H. A. Khafidh, secara resmi membuka kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (Napaba) IV Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Merangin tahun 2025.
Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Kantor Kesbangpol Merangin, Sabtu (20/09/2025), dan dihadiri oleh para pengurus PMII, mahasiswa baru, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup H.A. Khafidh menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini jauh lebih berat dibandingkan masa perjuangan kemerdekaan.
“Kalau dulu, sebelum Indonesia merdeka, bangsa kita punya satu tujuan bersama, yaitu meraih kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, barulah terjadi perebutan kekuasaan. Ada yang ingin menjadi presiden, wakil presiden, anggota DPR, hingga menteri,” ungkapnya.
Menurut Wabup, perebutan kekuasaan itu terus terjadi hingga sekarang dan semakin kompleks dengan hadirnya kemajuan teknologi. Ia mengingatkan mahasiswa agar bijak memanfaatkan teknologi digital.
“Adik-adik sekarang, asal ada sinyal, bisa langsung membuka android-nya. Tapi hati-hati, jangan sampai justru terjerumus ke hal-hal negatif seperti judi online,” tegasnya.
Wabup menjelaskan, secara logis permainan judi online tidak akan pernah menguntungkan pemain.
“Untuk pancingan satu dua kali mungkin dikasih menang. Tapi setelah itu, ketika sudah kecanduan, pemain akan selalu kalah. Bandar itu mencatat semua aktivitas pemain, termasuk berapa kali ia menang. Jadi jangan sampai adik-adik ikut mencoba, karena sudah diatur sedemikian rupa untuk merugikan,” ujarnya.
Selain judi online, Wabup juga menyoroti maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal dan penyalahgunaan narkoba. Ia mengungkapkan hasil survei di Provinsi Jambi yang menunjukkan tingginya jumlah pengguna pinjol dan pecandu judi online.
“Sekarang ini narkoba bukan hanya ada di kota atau di kalangan tertentu saja. Bahkan di desa-desa pun sudah marak. Jangan sampai adik-adik terpengaruh atau terperosok ke dalam hal-hal seperti itu,” pesan Wabup.
Ia menceritakan pengalamannya ketika pulang dari menutup kegiatan MTQ, di mana ia melihat para remaja sedang duduk di tepi sungai. Setelah diperhatikan, ternyata mereka sedang bermain judi online.
“Itulah luar biasanya pengaruh handphone android. Jadi saya mengingatkan agar kita semua berhati-hati,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Wabup H.A. Khafidh berpesan agar para mahasiswa PMII menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup.
“Pegangan kita adalah Al-Qur’an dan Hadis. Jika ada yang belum bisa membaca Al-Qur’an, belajarlah membacanya. Jangan sekali-kali menyentuh barang-barang haram itu,” tegasnya.
Kegiatan Napaba IV PMII Merangin ini diharapkan mampu mencetak kader-kader muda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak yang kuat.
Sumber: Kominfo
Jurnalis: BG Nasri


