Minahasa Tenggara — Suaraindonesia1, LSM Garda Timur Indonesia (GTI) melalui Ketua Umum Fikri Alkatiri memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolres Minahasa Tenggara beserta seluruh jajaran yang telah bergerak cepat, profesional, dan responsif dalam meredam ketegangan yang sempat terjadi di Desa Watuliney. Berkat langkah-langkah pengamanan dan komunikasi yang dilakukan secara terukur, situasi di lokasi kini berangsur membaik dan kembali kondusif.
Ketua Umum LSM GTI, Fikri Alkatiri, menegaskan bahwa seluruh komponen masyarakat Sulawesi Utara, khususnya di wilayah Minahasa Tenggara, harus tetap tenang dan tidak membiarkan diri dipengaruhi oleh isu-isu liar yang beredar di media sosial maupun percakapan masyarakat.
> “Kami mengajak semua saudara di Sulawesi Utara, terlebih yang berada di Minahasa Tenggara, agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan biarkan isu-isu negatif memecah persatuan. Percayakan proses penanganan sepenuhnya kepada aparat keamanan. Mari kita jaga stabilitas dan keharmonisan daerah kita,” tegas Fikri Alkatiri.
Di sisi lain, Kapolres Minahasa Tenggara AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han. memberikan pernyataan tegas terkait perkembangan situasi. Pihaknya memastikan bahwa kepolisian terus melakukan langkah-langkah pengamanan, pemantauan, serta pendalaman terhadap pemicu konflik, agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk memperluas dampak kericuhan.
Kapolres menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri, apalagi menyebarkan isu yang dapat memperkeruh keadaan.
> “Kami mengimbau masyarakat Minahasa Tenggara untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas. Biarkan kami bekerja. Segala bentuk pelanggaran hukum akan kami tindak secara profesional dan proporsional. Situasi saat ini sudah dapat kami kendalikan, dan kami menjamin keamanan masyarakat,” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres meminta seluruh pihak agar membantu menjaga situasi dengan cara menahan diri, tidak terpancing emosi, serta segera melaporkan jika menemukan informasi provokatif yang berpotensi memicu keresahan.
LSM GTI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perkembangan situasi di Minahasa Tenggara serta meminta kepada pihak kepolisian agar segera usut tuntas para pelaku
Dengan kerja sama antara aparat, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, diharapkan kondisi di Minahasa Tenggara tetap damai, stabil, dan bebas dari potensi konflik lanjutan.




