KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026 yang digelar oleh Kodim 1709/Yawa tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur fisik semata. Di balik pembangunan rumah dan fasilitas umum, terselip sentuhan kemanusiaan melalui pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung hati masyarakat,Pada Sabtu (14/02/2026),
Personel kesehatan Satgas TMMD turun langsung ke Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, dengan metode door to door. Mereka menyambangi rumah-rumah warga untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga.
Kegiatan ini dipelopori oleh Koptu Ruslan Parente, anggota Satgas yang bertugas di bidang medis. Dengan penuh kehangatan, ia tidak hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjalin silaturahmi dan berdialog interaktif dengan warga terkait keluhan medis yang dirasakan.
“Melalui pendekatan langsung seperti ini, kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pelayanan. Kami hadir bukan hanya membangun fisik desa, tetapi juga menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Koptu Ruslan.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), pengecekan gula darah, pemberian vitamin, obat-obatan dasar, hingga edukasi tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Seluruh sasaran telah terdata sebelumnya oleh petugas lapangan sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat dan terarah.
Antusiasme warga Kampung Rembai terlihat jelas. Mereka menyambut kedatangan tim medis dengan penuh rasa syukur. Bagi sebagian warga, kunjungan tersebut menjadi momen penting karena akses layanan kesehatan di wilayah tersebut cukup terbatas.
Sementara itu, Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-127 Kodim 1709/Yawa, Letkol Inf Baskoro Wijaya Atmanto, S.E., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian integral dari misi TMMD tahun ini.
“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau rumah layak huni. Yang lebih penting adalah membangun kualitas hidup masyarakat. Kesehatan adalah fondasi utama. Jika masyarakat sehat, maka pembangunan akan berjalan lebih optimal,” tegas Dandim.
Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan kegiatan TMMD.
“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran TNI bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi sebagai saudara. Dengan turun langsung dari rumah ke rumah, kami bisa melihat kondisi riil warga dan mendengar langsung kebutuhan mereka. Inilah esensi kemanunggalan TNI dan rakyat,” lanjutnya.
Melalui pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung ke rumah warga ini, TMMD Ke-127 Kodim 1709/Yawa kembali membuktikan bahwa pembangunan sejati adalah pembangunan yang menyentuh fisik sekaligus hati rakyat.


