BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Munggahan Sederhana Penuh Tawa di Warung Sate Ca Anwar, Tiga Sahabat JNE Pusat Rayakan Kebersamaan



Jakarta, suaraindonesia1.com, Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, tradisi munggahan kembali digelar dengan penuh kehangatan. Kali ini, momen tersebut berlangsung sederhana namun penuh makna di Warung Sate Ca Anwar yang beralamat di Jl. Tomang Raya, Jakarta Barat, tak jauh dari kawasan kantor JNE Pusat.


Menariknya, acara munggahan tersebut hanya dihadiri tiga sahabat yang sudah lama saling mengenal, yakni Juanto yang biasa disapa “C”, Dwi Anugrah yang akrab dipanggil Pak Danu, serta Zakaria yang dikenal dengan sapaan Bang Zeck. Meski hanya bertiga, suasana tetap meriah dengan canda dan tawa yang tak henti-hentinya pecah di antara mereka.


Sederhana Tapi Penuh Makna


Tidak ada panggung, tidak ada seremoni resmi. Hanya meja kayu sederhana, asap sate yang mengepul, dan obrolan santai yang mengalir apa adanya. Namun justru di situlah letak maknanya.



Juanto “C” mengungkapkan bahwa munggahan tidak harus ramai untuk terasa hangat.


“Yang penting bukan jumlahnya, tapi kebersamaannya. Bertiga pun kalau kompak dan hatinya bersih, sudah cukup,” ujarnya sambil tersenyum.


Pak Danu menambahkan bahwa momen seperti ini penting untuk saling menguatkan sebelum memasuki bulan penuh ibadah.


“Kita kerja tiap hari dengan tekanan dan tanggung jawab. Menjelang Ramadhan, kita kumpul sebentar, saling maaf-maafan, itu sudah luar biasa,” katanya.



Bang Zeck Bikin Suasana Pecah

Di tengah obrolan serius soal kerja dan kehidupan, Zakaria alias Bang Zeck justru beberapa kali melontarkan candaan segar yang membuat suasana semakin cair.


Salah satu celetukannya tentang “jatah tambah sate tapi tetap diet Ramadhan” membuat Juanto dan Pak Danu tak kuasa menahan tawa. Gelak ngakak pun pecah di warung sederhana itu, menarik perhatian beberapa pelanggan lain yang ikut tersenyum.


“Munggahan itu harus bahagia, jangan tegang. Kalau belum ngakak, belum sah,” ujar Bang Zeck setengah bercanda.


Angkat Nama UMKM Lokal


Selain menjaga tradisi, ketiganya juga sepakat untuk mengangkat nama Warung Sate Ca Anwar agar semakin dikenal. Menurut mereka, rasa sate yang empuk dengan bumbu kacang khas menjadi alasan utama memilih tempat tersebut.


Aroma daging yang dibakar di atas arang, lontong hangat yang dipotong rapi, serta sambal kecap yang pedas-manis menjadi pelengkap kebersamaan sore itu.


“Rasanya konsisten, pelayanannya ramah. Kita harus dukung usaha seperti ini,” kata Juanto.


Menyambut Ramadhan dengan Hati Bersih

Menjelang bubar, ketiganya saling berjabat tangan dan bermaafan. Tidak ada formalitas, hanya doa sederhana agar diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, dan kekuatan menjalani ibadah puasa.


Munggahan di Warung Sate Ca Anwar itu membuktikan bahwa kebahagiaan tak selalu diukur dari kemewahan. Tiga sahabat, sepiring sate hangat, sedikit humor, dan tawa lepas sudah cukup untuk menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan penuh syukur.



Report, Jp

« PREV
NEXT »