GORONTALO, suaraindonesia1.com – Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Wilayah X mengawali agenda strategisnya pada tahun 2026 dengan menyelenggarakan Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) Ke-V. Acara pembukaan (Opening Ceremony) berlangsung secara khidmat pada Kamis, 5 Februari 2026, pukul 09.00 WITA, di Aula Universitas Ichsan Gorontalo.
Kegiatan yang mengusung tema “Satu Wilayah, Satu Visi, Satu Tujuan, Merajut Kebersamaan Melalui Sinergi Digital Permikomnas Wilayah X” ini tidak hanya menjadi momentum penyelarasan program, tetapi juga penegasan peran aktif mahasiswa informatika dan komputer sebagai pengawal perkembangan teknologi informasi (TI) yang positif dan bertanggung jawab di Indonesia, khususnya di Wilayah X.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat akademik Universitas Ichsan Gorontalo, antara lain Wakil Rektor III Dr. Kingdom Makkulawuzar, S.H., M.H., Dekan Fakultas Ilmu Komputer Irvan Abraham Salihi, M.Kom., serta para Kepala Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi. Dalam sambutannya, para pejabat menekankan
"Pentingnya peran perguruan tinggi dalam menghasilkan talenta digital yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kesadaran tinggi akan keamanan siber".
Kehadiran perwakilan daerah dari Sulawesi Utara (SULUT), Morotai, Ternate, dan Sulawesi Tengah (SULTENG), serta perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) PERMIKOMNAS yang terdiri dari Bendahara Umum Muhamad Syahrul, Kabid Kominfo, dan Kabid Kewirausahaan, menegaskan semangat kolaborasi tingkat nasional.
Agenda inti dalam Opening Ceremony ini mencakup sambutan-sambutan resmi, dan pelantikan Badan Pengurus Wilayah (BPW) PERMIKOMNAS Wilayah X yang baru. Dalam pidato pelantikannya, perwakilan BPW yang baru menegaskan
"Komitmen kepengurusan untuk tidak hanya membangun sinergi program, tetapi juga mengedepankan isu-isu strategis".
Komitmen sebagai Pengawal Teknologi dan Penjaga Data
Di tengah pesatnya digitalisasi, forum ini juga secara khusus mengeluarkan seruan bersama untuk menjaga keamanan data pribadi masyarakat Indonesia. Para peserta raker menegaskan bahwa mahasiswa informatika dan komputer, sebagai calon pemimpin dan praktisi di industri digital, memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi garda terdepan dalam mempromosikan praktik keamanan siber, memahami dan menyebarluaskan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP), serta membangun sistem dan budaya organisasi yang memprioritaskan privasi dan keamanan data pengguna.
“Sinergi digital yang kita bangun haruslah berlandaskan pada fondasi kepercayaan dan keamanan. Melalui RAKERWIL ini, kita akan rumuskan langkah konkret, baik melalui program edukasi, kampanye, maupun inovasi teknologi, untuk ikut serta melindungi data pribadi masyarakat, yang merupakan aset berharga di era digital,” ujar salah satu perwakilan BPP dalam sambutannya.
Dengan telah dibukanya RAKERWIL Ke-V secara resmi, rangkaian kegiatan diskusi panel, workshop, dan perumusan program kerja strategis akan segera dilanjutkan. PERMIKOMNAS Wilayah X bertekad untuk terus menyatukan langkah, tidak hanya untuk kemajuan internal organisasi, tetapi juga untuk berkontribusi nyata dalam membangun ekosistem digital Indonesia yang lebih aman, maju, dan berdaulat.
– SALAM TEKNOLOGI –
Reporter: Jhul-Ohi







