KEPULAUAN YAPEN-Suaraindonesia1.com. Banjir musiman yang kerap melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Yapen, seperti KPR, Iman Doa, Blakang Koramil, dan beberapa titik lainnya, terus menjadi keluhan utama masyarakat. Setiap musim hujan, air tidak hanya menggenangi halaman rumah, tetapi juga masuk hingga ke dalam rumah dan kamar tidur warga.
Hal tersebut disampaikan Elisabet, salah satu warga terdampak banjir, bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoi dan Wakil Bupati Roi Palunga, Jumat (20/02/2026).
“Setiap musim hujan, kami selalu kebanjiran. Air bukan hanya di halaman, tapi masuk ke dalam rumah hingga ke kamar tidur. Kami sangat berharap perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, agar persoalan banjir di beberapa titik ini bisa segera ditangani, sehingga kami tidak terus menderita,” ujar Elisabet.
Ia menambahkan, persoalan banjir yang terjadi dari tahun ke tahun sangat mengganggu aktivitas, kesehatan, serta kenyamanan hidup masyarakat. Oleh sebab itu, warga berharap kepemimpinan Arisoi–Palunga dapat menghadirkan solusi nyata dan berkelanjutan.
Senada dengan itu, Yermias, warga lainnya, meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Yapen dapat bekerja lebih serius dan proaktif dalam menangani persoalan banjir.
“BPBD harus benar-benar serius melihat kondisi di lapangan dan bekerja sama dengan OPD terkait lainnya. Harus ada gerak cepat, bergandengan tangan dengan pimpinan daerah, supaya ada upaya konkret agar masyarakat tidak selalu menjadi korban setiap musim hujan,” tegas Yermias.
Warga berharap Pemerintah Daerah segera melakukan peninjauan lapangan, pemetaan titik rawan banjir, serta pembangunan dan perbaikan drainase sebagai langkah strategis dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi masalah berulang di Kabupaten Kepulauan Yapen. (Niko)



