Kepulauan Yapen-Suaraindonesia1.com. Dalam rangka mendukung sasaran non fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127, Kodim 1709/Yawa menggelar Sosialisasi Hukum dan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bertempat di Pasar Kampung Rembai, Distrik Wonawa, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (19/02/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Bhabinkamtibmas Polsek Ansus, Brida Melikianus Kamusi, bersama Pasiter Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Dili Aryadi sebagai narasumber. Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga Kampung Rembai yang tampak antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Dalam pemaparannya, Brida Melikianus Kamusi menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing. Ia menyampaikan bahwa keamanan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus dirasakan secara merata.
“Keamanan merupakan hak hakiki yang mendasar, dan itu harus dirasakan oleh semua masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak dapat terwujud tanpa adanya sinergi dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat bersama pemerintah, termasuk unsur TNI dan Polri.
“Kamtibmas yang bisa terbangun dan dirasakan oleh masyarakat adalah berkat kerja sama semua lapisan masyarakat dan pemerintah, termasuk di dalamnya TNI dan Polri,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang memberikan tanggapan serta berdiskusi terkait berbagai persoalan keamanan yang berpotensi terjadi di lingkungan Kampung Rembai. Komitmen bersama ini menjadi modal penting dalam mewujudkan wilayah yang aman dan tertib.
Sementara itu, Pasiter Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Dili Aryadi menyampaikan bahwa melalui penyuluhan kamtibmas ini, diharapkan masyarakat semakin memahami peran strategis mereka sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan non fisik dalam program TMMD memiliki peran yang sama pentingnya dengan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan sejati bukan hanya tentang fisik semata, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemahaman hukum dan kesadaran akan pentingnya keamanan.
“Kegiatan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter dan kesadaran masyarakat. Dengan pemahaman hukum dan kamtibmas yang baik, masyarakat dapat menjadi pelaku utama dalam menjaga stabilitas wilayahnya,” ujarnya.
Dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kampung Rembai dan sekitarnya.


