BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Penembakan di Bekas Lahan Reklamasi Grasberg, Satu Karyawan Eksplorasi Gugur



TEMBAGAPURA – Suaraindonesia1, Aksi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) kembali terjadi di wilayah Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu (11/03/2026).


Insiden yang terjadi di area Jayapura Ekspontil, bekas lahan reklamasi Grasberg tersebut, menyebabkan seorang karyawan dilaporkan meninggal dunia.


Kapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengonfirmasi kejadian yang berlangsung sekitar pukul 08.39 WIT tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian telah bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) sesaat setelah menerima laporan.



"Berdasarkan informasi awal, kejadian tersebut mengakibatkan seorang karyawan Departemen Eksplorasi meninggal dunia di lokasi kejadian di dalam kendaraan operasional," ujar Kombes Pol. Jermias Rontini dalam keterangan resminya.


Peristiwa bermula saat korban berinisial SM sedang berada di dalam kendaraan operasional jenis pick-up bersama seorang saksi berinisial AM. Kendaraan tersebut tengah melintasi area bekas lahan reklamasi Bunaken/Jayapura Crusher.


Menurut keterangan saksi:


1. Pukul 08.39 WIT: Terdengar satu kali bunyi tembakan. Saksi AM melihat korban SM yang duduk di sampingnya sudah bersimbah darah dengan luka tembak di bawah telinga kiri.


2. Pukul 08.40 WIT: Saksi segera melapor melalui radio emergency dan keluar dari kendaraan untuk bersembunyi di balik bebatuan demi menyelamatkan diri.


3. Pukul 08.50 WIT: Kanit Reskrim Polsek Tembagapura, Ipda Akhmad Y. Wiratama, S.Tr.K bersama personel tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan TKP.


Proses evakuasi korban menuju Rumah Sakit ISOS Tembagapura dilakukan pada pukul 10.05 WIT. Setibanya di rumah sakit pada pukul 10.40 WIT, tim medis menyatakan korban SM telah meninggal dunia.


Sementara itu, saksi AM tiba di rumah sakit pada pukul 11.45 WIT untuk menjalani perawatan akibat luka lecet pada telapak tangan kanan yang didapat saat mencoba menyelamatkan diri. Hingga saat ini, AM dilaporkan masih dalam kondisi trauma berat sehingga belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.


Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk olah TKP, pengumpulan barang bukti, serta pendalaman keterangan guna mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penembakan tersebut.


Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. "Setiap perkembangan terkait penanganan kasus ini akan disampaikan secara resmi kepada publik," tutup Kombes Pol. Jermias Rontini.

« PREV
NEXT »