BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo Tegaskan Kesiapan Pengamanan Lebaran di Aceh

 



SUARAINDONESIA1, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di lapangan Mapolda Aceh, Kamis (12/03/2026), sebagai tanda dimulainya pengamanan Idulfitri 1447 Hijriah.

Operasi Ketupat Seulawah 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik serta pelayanan kepada masyarakat.

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai instansi terkait, serta melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan stakeholder lainnya.

Kegiatan ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya operasi.

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menyoroti dinamika global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi nasional, termasuk saat momentum Idulfitri.

Kapolri menyebutkan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Oleh karena itu, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar operasi terpusat dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Dalam operasi ini, disiapkan 2.746 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk memberikan layanan informasi serta pengamanan bagi masyarakat.

Selain itu, pengamanan difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek penting seperti masjid, lokasi Salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Kapolri juga menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga konflik sosial, melalui peningkatan patroli di titik rawan.

Jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Di sisi lain, optimalisasi layanan call center 110 serta strategi komunikasi publik juga menjadi perhatian untuk memastikan informasi layanan kepolisian dapat diakses dengan cepat oleh masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolri mengapresiasi seluruh personel gabungan yang terlibat dan menekankan pentingnya sinergi demi mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas sehingga kita dapat menghadirkan mudik aman dan keluarga bahagia,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolda Aceh.

(RedSi1/Rom)




« PREV
NEXT »