BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Sektor Perikanan Boalemo "Lampu Merah", Bupati Didesak Copot Kadis Perikanan!




​BOALEMO – Suaraindonesia1, Kepemimpinan di jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Boalemo tengah berada dalam sorotan tajam. Pasalnya, instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyejahterakan nelayan ini dinilai gagal total dalam menjalankan fungsinya. Arus mosi tidak percaya pun mengalir deras, mendesak Bupati Boalemo segera mengambil langkah tegas: Evaluasi atau Copot Kepala Dinas.


*​Bantuan Salah Sasaran: Perahu Dijual hingga ke Luar Daerah*

​Kritik keras mencuat menyusul laporan mengenai karut-marut penyaluran bantuan perahu fiber dan mesin katintin. Alih-alih menyentuh nelayan kecil yang membutuhkan, bantuan tersebut diduga kuat jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak tepat.


​Lebih miris lagi, investigasi di lapangan mengungkap informasi mengejutkan bahwa sejumlah bantuan alat tangkap tersebut diduga telah berpindah tangan dan dijual hingga ke luar wilayah Boalemo sebagaimana pernyataan beberapa warga yang tidak ingin disebutkan namanya sehingga hal ini menjadi bukti nyata bahwa fungsi pengawasan internal dinas mandul dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.


*​Mafia BBM Subsidi: Rekomendasi "Asal Jadi"*

​Tak hanya masalah fisik bantuan, birokrasi di DKP Boalemo juga dituding menjadi pintu masuk bagi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Pemberian rekomendasi untuk mendapatkan Solar dan Pertalite di SPBU Tilamuta dan sekitarnya disinyalir tidak melalui verifikasi yang ketat.


​"Rekomendasi diberikan kepada pemohon yang tidak sesuai peruntukannya. Akibatnya, BBM subsidi yang seharusnya menjadi hak nelayan kecil justru dinikmati oleh oknum tak bertanggung jawab. Ini murni kegagalan sistemik di bawah komando Kadis saat ini," ujar salah satu warga yang memantau situasi tersebut.


*​Gagal Wujudkan Ekonomi Biru*

​Visi pembangunan "Ekonomi Biru" yang digadang-gadang mampu meningkatkan daya saing hasil tangkapan nelayan Boalemo kini dianggap hanya sekadar jargon tanpa realisasi. Kadis Perikanan dinilai "hilang arah" dan tidak memahami kompas kebijakan pembangunan sektor kelautan.


​Ketidakmampuan nakhoda dinas dalam memetakan masalah mengakibatkan nelayan lokal tetap terjebak dalam kemiskinan, sementara sumber daya dan bantuan menguap entah ke mana.


*​Harapan Masyarakat:*

Bupati Boalemo harus segera bertindak. Mempertahankan pejabat yang tidak kompeten hanya akan memperpanjang penderitaan masyarakat pesisir. Evaluasi total bukan lagi pilihan, melainkan keharusan demi menyelamatkan sektor perikanan Boalemo dari keterpurukan yang lebih dalam.


Reporter: IzSu

« PREV
NEXT »