YAPEN-Suaraindonesia1.com. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Yapen menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program kerja serta visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Yapen. Selasa, 19- Mei-2026. Guna memperkuat mesin partai, Golkar juga berencana melakukan konsolidasi dan sosialisasi secara menyeluruh di 17 distrik.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD Golkar Kabupaten Kepulauan Yapen, Adam Arisoi setelah acara pelantikan pengurus baru. Pihaknya menjelaskan bahwa instruksi ini diturunkan langsung secara hierarki partai kepada tiga kader Golkar yang saat ini duduk di kursi DPRD Kepulauan Yapen.
"Secara hierarki partai, Golkar telah memerintahkan ketiga anggota DPRD dari fraksi kami untuk ikut mendukung program-program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, khususnya dalam mengawal visi misi Bupati dan Wakil Bupati," ujarnya.
Langkah ini diambil agar roda pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Selain fokus pada penguatan internal partai untuk menghadapi Pemilu 2029 dan pemutakhiran Data Pemilih Tetap (DPT) menyongsong tahun 2027, Partai Golkar juga menaruh perhatian besar pada optimalisasi potensi daerah. Kabupaten Kepulauan Yapen dinilai memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari sektor perikanan, kehutanan (durian dan kakao), hingga potensi besar di sektor budidaya rumput laut.
Sebagai Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) wilayah setempat, perwakilan Golkar tersebut menyampaikan bahwa pihaknya bersama Bupati dan Kepala Dinas Perikanan telah melakukan survei langsung ke kelompok budidaya rumput laut di kawasan Serui Laut (Serawandori). Kunjungan tersebut juga menjadi agenda persiapan karena Penjabat Gubernur dijadwalkan akan menghadiri kegiatan penanaman sekaligus panen raya rumput laut.
"Potensi lahan rumput laut di sini mencapai 30.000 hektare, namun yang baru dikelola dengan baik baru sekitar 4 hektare. Rumput laut ini memiliki masa tanam yang relatif singkat, yakni sekitar 29 hari sudah bisa dipanen," jelasnya.
Guna mengatasi kekhawatiran peternak dan nelayan terkait masalah pemasaran, HNSI Papua bersama DPD Golkar telah melakukan lobi dan menjalin kerja sama dengan pihak pembeli (buyer). Untuk tahap awal, pihak Angkatan Laut Provinsi Papua telah menyatakan kesiapannya untuk menyerap dan membeli hasil panen rumput laut dari para nelayan di Kepulauan Yapen.
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mencakup wilayah Serui saja, tetapi juga bisa menjangkau distrik dan kampung lain seperti Woi, Poom (Papuma), Biak, Kosiwo (Kainui), Menawi, hingga Ampimoi.
"Kami dari HNSI bersama pendamping akan terus mengawal para pembudidaya dan membuka pasar seluas-luasnya. Dengan adanya kepastian pembeli ini, kami berharap masyarakat kembali semangat menanam rumput laut, sehingga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen dapat terus meningkat," pungkasnya.


