BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Meriah Penjemputan, Warga Yogyakarta di Manokwari Siapkan Makanan Khas untuk Peserta Pesparawi Nasional dari Provinsi DIY.


Manokwari - Suaraindonesia1, Kemeriahan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari mulai terasa. Ucapan selamat datang mewarnai berbagai sisi kota, utamanya di area dermaga pelabuhan laut dan bandara Rendani Manokwari. Penjemputan tamu-tamu peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi atau Pesparawi Nasional, terus berlangsung beberapa hari ini. Peserta berasal dari 38 provinsi se-Tanah Air.


Pemerintah melibatkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai orang tua angkat bagi setiap kontingen. Sementara panitia mengajak paguyuban warga asal setiap provinsi yang berdomisili di Manokwari untuk ikut serta memeriahkan peristiwa nasional ini. Misalnya, paguyuban Ikatan Keluarga Besar Yogyakarta (IKBY) Kabupaten Manokwari, turut serta menyambut kedatangan peserta dari Provinsi DIY. Kamis (18 Juni) pagi, penjemputan peserta dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, di Bandara Rendani Manokwari.  Warga Yogyakarta di Manokwari, dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat sebagai orang tua angkat untuk kontingen DIY, menyambut kedatangan peserta. 



Prosesi adat khas Papua digelar di kompleks bandara. Bergantian, panitia dan pimpinan dinas mengalungkan Syal, Manik-manik, Noken dan dan Mahkota Kasuari kepada pimpinan rombongan. Rombongan pertama peserta asal Provinsi DIY sejumlah 50 orang. 


Ucapan selamat datang juga oleh pasangan sesepuh warga Yogyakarta di Manokwari. Istimewanya, warga anggota paguyuban Yogyakarta di Manokwari menyiapkan aneka kuliner khas Yogyakarta untuk disajikan bagi tetamu dari kampung halamannya. Di antaranya, Gudeg, kuliner khas Yogyakarta. 



Muhammad Subagyo Sugiarto, Ketua Ikatan Keluarga Besar Yogyakarta (IKBY) Kabupaten Manokwari, menyampaikan kuliner khas ini diproduksi bagi para tamu, sekaligus akan digelar di lapak Pekan Budaya Nusantara dalam rangka Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Gudeg yang diproduksi warga paguyuban Yogyakarta ini, aslinya berbahan utama buah Nangka muda, tapi di Manokwari, juga ditambahkan buah Sukun dan Jantung Pisang; pangan lokal yang banyak tersedia di daerah ini. 


Warga paguyuban Yogyakarta di Manokwari juga berlatih Gamelan untuk memeriahkan Side Event di ajang lomba paduan suara ini. Dijadwalkan, Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, akan berlangsung 20 - 28 Juni 2026. (cr)

« PREV
NEXT »