BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

PEDULI BENCANA, BUPATI DAN WAKIL BUPATI BESERTA FORKOPIMDA SANGIHE KUNJUNGI MASYARAKAT YANG TERDAMPAK BENCANA GEMPA BUMI


SuaraIndonesia1, Sangihe - Pasca Gempa Bumi yang berkekuatan Magnitudo 7,7 pada hari senin, tanggal 8 Juni 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe mengakibatkan banyak masyarakat yang terdampak Bencana dan yang paling parah adalah Kecamatan Kepulauan Marore, pulau yang berbatasan langsung dengan Negara Philifina


Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati beserta Forkopimda meninjau langsung lokasi bencana dengan menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 95 ke Kecamatan Kepulauan Marore yang di Fasilitasi secara gratis oleh Kementrian Perhubungan



dalam kunjungan dua hari di Kampung Kawio, Marore dan Matutuang, Bupati bersama rombongan langsung melihat keberadaan baik rumah penduduk, rumah ibadah maupun bangunan fasilitas umum lainnya yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan serta bertatap muka langsung dengan masyarakat yang sebagian masih berada di Tenda Pengungsian


Di kesempatan itu, Pemda meyediakan dapur umum, pengobatan gratis, peralatan tenda, sembako, peralatan sekolah bagi siswa dan bantuan lainnya yang datang dari Gubernur Sulawesi Utara, Korem serta dari Pemerintah Daerah



ketika di mintai tanggapannya oleh awak media, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat peduli untuk hadir, selain memberikan bantuan juga ingin mengurangi beban derita dari masyarakat

"Kami hadir di tengah-tengah korban bencana sebagai wujud nyata kepedulian dari Pemerintah, olehnya dengan kehadiran ini masyarakat korban bencana dapat merasa bahwa mereka bukan sendiri menanggung beban, tapi Pemerintah selalu ada dengan masyarakat" ungkap Michael Tunghari



"Gempa susulan masih sering terjadi, untuk itu di himbau kepada masyarakat tetap waspada, tapi jangan terlalu panik" lanjut Thungari.


Pada penyerahan bantuan tersebut, turut hadir juga Danlanal Tahuna, Kapolres Sangihe, Kodim 1301 Sangihe, Kejaksaan Negeri Tahuna serta instansi lainnya termasuk Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perkim, Dinas PUPRD, Dinas Kominfo dan Camat Marore



di kesempatan itu pula, di adakan trauma healing guna menghibur masyarakat terlebih bagi anak-anak korban bencana.


untuk menanggulangi kerugian material pasca bencana, Pemerintah Daerah akan menyusun pengajuan Proposal ke tingkat Provinsi. 


Hsn M.

« PREV
NEXT »