BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Pewarna Ajak Gereja Terus Doakan Bangsa Lewat Indonesia Menyembah


Jakarta, suaraindonesia1.com, Sekitar seratus pendoa dari berbagai gereja dan komunitas Kristen berkumpul di kawasan Kolam Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (7/6/2026), dalam kegiatan doa bertajuk Indonesia Menyembah. Acara yang digelar oleh Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) tersebut menjadi wadah doa bersama bagi pemulihan bangsa di tengah berbagai tantangan ekonomi, sosial, dan moral yang dihadapi Indonesia.


Kegiatan diisi dengan pujian dan penyembahan, peniupan sofar, serta penyampaian Firman Tuhan yang mengangkat tema tentang pentingnya tetap percaya, tetap hidup benar, dan tetap menjadi terang di tengah masa-masa sulit.


Pendeta Antonius Natan dalam pesannya mengajak umat untuk tetap percaya kepada Tuhan meskipun menghadapi tekanan ekonomi. Mengacu pada Habakuk 3:17-19 dan Matius 6:25-34, ia menegaskan bahwa ketakutan terhadap kondisi ekonomi merupakan hal yang manusiawi, namun umat percaya tidak boleh hidup dalam ketakutan.


“Di tengah rupiah yang melemah, harga pangan yang naik, dan gelombang PHK yang menyakitkan, banyak orang bertanya bagaimana hidup mereka ke depan. Tuhan tidak memarahi orang yang takut, tetapi mengundang kita untuk tidak tinggal dalam ketakutan,” ujarnya.


Selain itu, Antonius menyoroti pentingnya menjaga integritas ketika bangsa menghadapi tekanan moral dan sosial. Menurutnya, krisis ekonomi sering kali diikuti dengan krisis moral yang ditandai meningkatnya konflik, perpecahan, fitnah, serta menurunnya kepercayaan publik.


“Bangsa tidak hanya runtuh karena angka ekonomi. Bangsa juga bisa runtuh karena dusta, korupsi, ketidakadilan, kekerasan, dan kebencian. Karena itu umat Tuhan harus hadir dengan karakter yang jelas,” katanya.


Ia juga mengingatkan agar gereja tidak menarik diri dari kehidupan berbangsa, melainkan terus berdoa bagi para pemimpin dan pemerintah agar diberikan hikmat, keadilan, keberanian melawan korupsi, serta kepedulian terhadap rakyat kecil.


Dalam kesempatan tersebut, para peserta menaikkan doa syukur bagi Indonesia, mendoakan presiden dan jajaran pemerintahan, persatuan bangsa, pemulihan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, perlindungan bagi generasi muda dan keluarga, serta kesatuan gereja di Indonesia.


Sejumlah tokoh yang turut memimpin doa di antaranya Rumondang Sitompul dan Ketua Umum Pewarna, Yusuf Mujiono. Acara juga didukung oleh worship leader Elly Wati Simatupang serta dihadiri sejumlah pengurus Pewarna, antara lain Albert Muntu, Agustinus Rahardjo, Denny Zakirsyah, Sugiyanto, Grollus Daniel, dan Donny Leonardo.


Yusuf Mujiono mengatakan pemilihan Monas sebagai lokasi kegiatan memiliki makna simbolis karena kawasan Medan Merdeka merupakan pusat pemerintahan nasional.


“Indonesia Menyembah merupakan wujud keprihatinan sekaligus pernyataan iman atas situasi bangsa saat ini. Kami percaya doa dan penyembahan yang dinaikkan di tempat ini menjadi bagian dari upaya pemulihan bagi negeri yang kita cintai,” ujar Yusuf.


Sebagai penutup, para peserta mendeklarasikan doa pemulihan Indonesia, mencurahkan minyak urapan, serta melantunkan lagu penyembahan yang terinspirasi dari II Tawarikh 7:14, sebagai ungkapan harapan agar Tuhan memulihkan bangsa Indonesia dari berbagai tantangan yang dihadapi.


Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat persatuan, menegaskan komitmen umat Kristen untuk terus mendoakan Indonesia agar tetap diberkati, damai, dan sejahtera.



Report, Ida Ismayani

« PREV
NEXT »