GORONTALO, SuaraIndonesia1.com – Komunitas Gorontalo Shooting Community (GSC) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang perlombaan menembak yang digelar di Lapangan Tembak HBG, Kabupaten Gorontalo. Dalam kompetisi tersebut, GSC mengirimkan dua orang peserta dan berhasil membawa pulang gelar juara pertama melalui salah satu atletnya.
Keberhasilan ini tidak hanya berupa piagam penghargaan dan medali, tetapi juga bonus hadiah yang menjadi bentuk apresiasi atas capaian membanggakan tersebut. Olahraga menembak sendiri dikenal sebagai salah satu cabang olahraga yang semakin diminati masyarakat, khususnya di Gorontalo.
GSC yang beranggotakan individu-individu berpengalaman dalam penggunaan senapan angin, tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi aspek keamanan dan keselamatan (safety). Setiap anggota telah terlatih dan memahami prosedur penggunaan senapan angin dengan baik, sehingga tidak ada keraguan terhadap aspek keselamatan dalam setiap aktivitas komunitas.
Lebih dari itu, komunitas ini juga aktif memberikan pengarahan kepada pemula atau pengguna baru, terutama dalam hal prosedur keselamatan dan kepatuhan hukum. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran hukum serta penyalahgunaan senjata angin di masyarakat.
Keberadaan GSC dinilai sangat bermanfaat bagi aparat penegak hukum (APH), khususnya dalam hal pengawasan dan sosialisasi. Organisasi ini tercatat dengan jelas memiliki data kepemilikan dan jenis senapan yang digunakan oleh masing-masing anggota, sehingga memudahkan koordinasi dengan pihak kepolisian.
Sebagai wadah perkumpulan, informasi, dan pembinaan atlet, GSC berkomitmen untuk terus mencetak atlet-atlet baru di bidang menembak. Hal ini didukung oleh kepengurusan yang telah malang melintang dan kerap meraih piala serta penghargaan dalam berbagai ajang perlombaan. Prestasi ini tidak lepas dari perhatian dan sinergi dengan aparat penegak hukum yang menangani pengawasan senapan angin.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Humas GSC, Fikriyanto Djibu, yang juga merupakan wartawan media nasional, menyampaikan harapannya agar pihak kepolisian rutin mengadakan sosialisasi mengenai peraturan terbaru dan tata cara penggunaan senapan angin yang sesuai ketentuan.
“Kami dari GSC sangat mengharapkan sering diadakan sosialisasi dari kepolisian mengenai aturan-aturan terbaru serta tata cara penggunaan senapan yang sesuai peraturan. Hal ini penting agar tidak ada lagi pemilik senapan yang tidak terdata, serta dapat mencegah penyalahgunaan senapan yang tidak sesuai spesifikasi yang diatur,” tuturnya.
GSC juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi masyarakat pengguna senapan angin yang ingin bergabung, dengan syarat utama, yakni taat pada hukum dan aturan yang berlaku.
Fikriyanto Djibu – Kepala Bidang Humas GSC
Rep: JO


