Waropen-Suaraindonesia1.com. Kabupaten Waropen memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh hikmat dan rasa syukur, acara yang bertepatan dengan 28 Rabiulawal 1448 H ini Digelar di aula SMA Negeri Waren dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, Kapolres Waropen dan Pju Polres Waropen, tokoh masyarakat, serta Umat Islam yang berada dikabupaten waropen pada Sabtu, (05/09/2026).
Peringatan tahun ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah Saw, Membangun Genlrasi Berkarakter Dan Berakhlak Mulia Untuk Memperklat Persatuan Umat" Suasana khusyuk terasa sepanjang acara, dimulai dengan lantunan Pembacaan Ayat-Ayat Suci Al-Quran Oleh Sdr.Azzahra Aminah dan Sdr.Siti Humairah serta Senandung Sholawat Yang Dibawakan oleh Personel Batalyon TP 860/NSK.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia hari besar Islam Jaelani Ap. M.Si Menyampaikan Yang terhormat Bapak Bupati Waropen yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Bapak Thomas Marini, S.Pt., Al-Mukarrom Ustadz Firmadi Saleh, Lc., M.Pd.I., jajaran Forkopimda, Kapolres Waropen AKBP Tofan Irdianto, S.Sos., Wakapolres Kompol Suparmanto, S.H., Danyon Batalyon TP 860 Botawa yang diwakili Letda Inf. Zikri Abdul Karim, para kepala OPD, pimpinan organisasi Islam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia Puji syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya.
Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW. Tema “Meneladani Akhlak Rasulullah untuk Membangun Generasi yang Berkarakter dan Berakhlak Mulia serta Memperkuat Persatuan Umat” sangat relevan dalam menghadapi tantangan generasi muda di era digital dan globalisasi Melalui momentum ini, mari kita bersama-sama menanamkan sifat Rasulullah, yaitu siddiq, amanah, fatanah, dan tabligh, membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia, serta memperkuat silaturahmi dan toleransi antarumat beragama demi menjaga kedamaian dan pembangunan Kabupaten Waropen, “Ujar Jelani Selaku Ketua Panitia”
Sambutan Bupati Waropen Yang Diwakili oleh Thomas Marini Selaku Staf Ahli bupati Bidang Pembangunan, menyampaikan bahwa Beliau mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat-Nya sehingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah dapat dilaksanakan dengan penuh kebersamaan Bupati menekankan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, khususnya dalam hal kejujuran, kesabaran, kasih sayang, tanggung jawab, kepedulian, persaudaraan, dan persatuan.
Bupati menegaskan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan toleransi di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya di Kabupaten Waropen. Pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum untuk mengamalkan ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Waropen, “Tegasnya”.
Acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang mengulas kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memimpin dan membangun masyarakat yang beradab. Peringatan Maulid Nabi ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan, serta kemajuan Kabupaten Waropen ke depan, lalu diakhiri dengan tradisi ramah tamah antarjamaah.


