JAWA BARAT, SuaraIndonesia1.com — Badan Koordinasi Nasional Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (BaKorNas PERMIKOMNAS) melaksanakan kunjungan sekaligus Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PERMIKOMNAS Wilayah Jawa Barat khususnya di Timur Laut Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi organisasi, serta pertukaran gagasan terkait perkembangan dan dinamika mahasiswa di bidang informatika dan komputer.
Dalam pertemuan tersebut, di hadiri oleh beberapa Universitas yang Tergabung di Permikomnas Jawa Barat yaitu:
• Politeknik Negeri Indramayu
• STMIK Ikmi Cirebon
• Universitas Catur Insan Cendekia
• Universitas Islam Al-Ihya
• Universitas Kuningan
• Universitas Majalengka
• Universitas Muhamadiyah Cirebon
• Universitas Wiralodra
• Universitas Muhamadiyah Kuningan
• Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
• Universitas Insan Mahardika
• STIKOM Poltek Cirebon
• Universitas Nahdatul Ulama Cirebon
Kedua pihak membahas berbagai hal strategis, mulai dari penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan kapasitas mahasiswa, pengembangan sumber daya manusia di bidang teknologi, hingga kontribusi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan transformasi digital.
Rian Maulana Selaku Badan Koordinasi Nasional (BaKorNas) PERMIKOMNAS RI Membuka Forum Komunikasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Universitas Muhamadiyah Cirebon. RDP ini juga menjadi kesempatan untuk ia menyampaikan Sosialisasi Musyawarah Nasional (MUNAS) ke IX PERMIKOMNAS RI serta mendengarkan aspirasi dan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan mahasiswa dan masyarakat.
Salah satunya aspirasi dari Permikomnas Wilayah Timur laut menyoroti terkait anggaran Website MBG dan Digitalisasi Koperasi Desa Merah Putih. Total Anggaran IT dan Sistem MBG Mencapai sekitar Rp1,2 triliun untuk infrastruktur sistem informasi pemenuhan gizi nasional. Besarnya anggaran digital ini menjadi perbincangan di kalangan Mahasiswa IT Permikomnas Timur Laut dan menuai pertanyaan mengenai transparansi serta kewajaran rincian penggunaannya dibandingkan dengan skala teknologinya. Kemudian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih saat ini sudah masuk dalam tahap digitalisasi aktif. Berdasarkan data terintegrasi pemerintah, mayoritas Kopdes di Indonesia sudah mulai terhubung secara digital, salah satunya melalui pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes). Hingga saat ini, proses transformasi digital terus dipercepat oleh Kementerian Koperasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital.
PERMIKOMNAS akan selalu menjadi Garda terdepan dalam mengawal serta mengawasi kebijakan Pemerintah Pusat maupun daerah terkhususnya di bidang Teknologi informasi. Ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa IT untuk melindungi hak dan kewajiban masyarakat Indonesia.
Melalui kunjungan dan RDP ini, PERMIKOMNAS RI dan PERMIKOMNAS Timur Laut Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat sinergi serta membangun komunikasi yang berkelanjutan. Kolaborasi antarkomponen PERMIKOMNAS menjadi bagian penting dalam mendorong lahirnya gagasan, program, dan gerakan mahasiswa yang mampu memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, teknologi, serta masyarakat luas.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen PERMIKOMNAS untuk terus menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi mahasiswa informatika dan komputer di berbagai daerah, sekaligus mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi turut berperan dalam menciptakan inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan di era digital.
Rep: JO


