BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Bawaslu Gelar Diskusi Hukum Tematik Bersama Alumni P2P di Center Point Bone Bolango


BONE BOLANGO, SuaraIndonesia1.com – Bawaslu Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Diskusi Hukum Tematik bersama jajaran Alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P). Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini dilaksanakan di Center Point Kabupaten Bone Bolango pada Rabu, 21 Oktober 2026. Forum ini dirancang sebagai ruang konsolidasi dan penguatan kapasitas hukum bagi jajaran pengawas serta masyarakat dalam menghadapi dinamika pengawasan pemilu.


Diskusi tematik ini menghadirkan jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo sebagai pemateri utama, yakni Wahyudin Akili, John Hendri Purba, Lismawy Ibrahim, dan Moh. Fadjri Arsyad. Para pemateri secara mendalam menguraikan berbagai materi krusial terkait regulasi dan mekanisme penanganan pelanggaran hukum pemilu. Penekanan materi berfokus pada pentingnya kolaborasi antara lembaga pengawas formal dan alumni P2P dalam mengawal seluruh proses demokrasi agar berjalan jujur dan adil.



Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Kota Gorontalo, Herlina Antu, serta Anggota Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Alti Muhammad dan Yulianti Laliyo. Kehadiran jajaran pimpinan Bawaslu tingkat kabupaten/kota ini dibersamai oleh perwakilan peserta dan alumni P2P dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Sinergi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat jaring pengawasan berbasis masyarakat di setiap daerah.


Fokus utama yang dibahas dalam diskusi ini mencakup tiga pilar penting, yaitu penguatan fungsi Pengawasan, peningkatan Partisipasi masyarakat, serta penindakan Penanganan Pelanggaran. Para narasumber menegaskan bahwa pengawasan partisipatif dari kader P2P sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak potensi pelanggaran, mulai dari tingkat tapak hingga proses rekapitulasi akhir.


Selain itu, diskusi ini juga menegaskan prinsip No Tahapan tanpa pengawasan. Seluruh jajaran pengawas dan alumni P2P diimbau untuk senantiasa menjaga kewaspadaan dan konsistensi pengawasan di setiap rentang waktu, baik saat tahapan pemilu berlangsung maupun pada masa non-tahapan. Melalui kegiatan ini, diharapkan alumni P2P dapat menjadi garda terdepan dalam mengedukasi publik dan menjaga integritas demokrasi di Provinsi Gorontalo.


Rep: Nandar

NEXT »