BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

DIDUGA MEMBERIKAN PUNGUTAN LIAR SEBESAR 25 RIBU RUPIAH PER GALON SOLAR, SEBAGAI TARIF NOSEL PETANI MINTA PEGAWAI DAN PENGELOLA SPBU 74.943.06 SIOYONG, DI TINDAKI APH.


suaraindonesia1.com, Palu- 27/10/2026 Aktivitas pengisian  BBM Solar bersubsidi  di SPBU 74.943.06 Sioyong, Kecamata Dampelas , Kabupaten Donggala dikeluhkan oleh petani, hal tersebut di karenakan para petani yang dilengkapi dengan barcode dari Dinas 

mengantri dengan berjam-jam untuk mendapatkan solar untuk kebutuhan pertanian

masih juga di kenakan tarif  Pergalon sebesar Rp. 25.000.


Hal ini di sampaikan oleh salah satu petani di  komentar Facebook pada postingan berita sebelumnya yang berjudul *MAFIA BBM BERSUBSIDI MERAJALELA DI SPBU 74.943.06 SIOYONG, PUBLIK PERTANYAKAN KETEGASAN SATGAS DONGGALA* dalam komentar tersebut menyebutkan  " Suaraindonesia1 Sulteng Spbu sioyong memang banyak mafia termasuk pegawai spbu nya, kita sudah pakai barcode untuk solar subsidi pertanian masih di mintai biaya nosel 25 ribu per jerigen padahal ini untuk teraktor pertanian". Tutup komentar petani tersebut. 


setelah jurnalis media suaraindonesia1.Com konfirmasi kepada salah satu masyarakat yang ingin namanya di rahasiakan  " Memeng benar adanya penyampaian di komentar Facebook tersebut pak, karena saya sendiri mengalaminya. Bahkan mereka sering melakukan pengisian galon di malam hari secara terang - terangan dengan di tutupi menggunakan mobil MBG agar tidak kelihatan dari jalan raya aksi mereka"


"kami  juga sangat menginginkan tindakan tegas dari aparat kepolisian dari polsek Dampelas dan juga Polres Donggala karena selama ini mereka seakan tutup mata dengan antrian dan juga mafia BBM di SPBU Sioyong". Tutupnya. 


sampai berita ini di terbitkan belum  ada tanggapan dari pihak SPBU Sioyong. Awak media sudah coba hubungi via pesan whatsapp namun SY membalas dengan data pribadi awak media tanpa keterangan apapun dan tidak memberi tahu apa maksud dan tujuannya mengirimkan data pribadi tersebut.

« PREV
NEXT »