BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Selatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jakarta Selatan. Tampilkan semua postingan

SILATNAS DAN MILAD 2026: Perkuat Ukhuwah, Komitmen dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama


JAKARTA SELATAN, SuaraIndonesia1.com – Keluarga Besar Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN), Redaksi Suara Utama, AR Learning Center, dan Komunitas Taklim Jurnalistik menggelar kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas), Milad Akbar, dan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) 2026 di Omah Pincuk, Jakarta Selatan pada Minggu (21/06/2026).


Mengusung tema “Bersama Anggota dan Alumni, Mewujudkan Peradaban Literasi dan Pendidikan yang Unggul dan Kompeten”, kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kapasitas anggota dan alumni dalam bidang literasi, pendidikan, dan pengembangan diri.


Owner AR Learning Center, Suara Utama, dan Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara (YPPN), Andre Hariyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.


Menurutnya, kehadiran peserta dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga tali silaturahmi yang memiliki nilai besar dalam ajaran Islam.


"Sedikit ataupun banyak peserta yang hadir, insya Allah akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT. Sebab, silaturahmi memiliki makna yang sangat mulia, yakni menjadi sebab dipanjangkannya umur dan dilancarkannya rezeki," ujar Andre Hariyanto.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga komitmen dalam berorganisasi dan berlembaga. Menurutnya, komitmen merupakan wujud ketaatan terhadap aturan lembaga sekaligus cerminan niat yang tulus dalam berjuang bersama untuk kemaslahatan umat.


"Komitmen adalah bentuk ketaatan dalam lembaga dan bukti kesungguhan niat yang ikhlas. Dengan komitmen yang kuat, insya Allah setiap program dan perjuangan yang dijalankan akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," tambahnya.

Melalui kegiatan Silatnas, Milad Akbar, dan Diklat 2026 ini, diharapkan seluruh anggota, alumni, pengurus, serta mitra lembaga dapat semakin solid dalam membangun jaringan silaturahmi, meningkatkan kompetensi, dan bersama-sama mewujudkan peradaban literasi serta pendidikan yang unggul di Indonesia.


Reporter: Jhul-Ohi

PERMIKOMNAS dan Juru Bicara Presiden Bahas Stabilitas Politik serta Literasi Digital di Tengah Geopolitik Global


JAKARTA SELATAN, SuaraIndonesia1.com – Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (PERMIKOMNAS) Republik Indonesia menggelar diskusi bersama Juru Bicara Presiden Prabowo Subianto, Dr. Ujang Komarudin, S.HI., M.Si., di Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Diskusi ini membahas dinamika politik Indonesia saat ini serta tantangan yang dihadapi bangsa di tengah ketidakpastian global.


Dalam pertemuan tersebut, Ujang Komarudin menegaskan pentingnya menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam negeri sebagai fondasi utama bagi Indonesia untuk bertahan menghadapi ketidakpastian geopolitik internasional. Menurutnya, kondisi dalam negeri yang kondusif akan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.


Lebih lanjut, Ujang mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga ketahanan pasokan energi. Ia juga mendorong agar program swasembada pangan terus ditingkatkan secara serius. Hal ini dinilai krusial untuk melindungi masyarakat dari potensi ancaman krisis pangan di masa depan.


Menanggapi munculnya gerakan dan tagar protes "Indonesia Gelap" yang digaungkan sejumlah kalangan aktivis dan mahasiswa, Ujang Komarudin meluruskan bahwa kondisi Indonesia sebenarnya "terang benderang". Ia meminta masyarakat agar lebih arif dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.


"Masukan kepada pemerintah sebaiknya disampaikan secara bijaksana, objektif, dan berbasis data. Jangan sampai terjadi miskomunikasi antara pemerintah dan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi," ujar Ujang.

Sementara itu, Ketua Umum PERMIKOMNAS RI, Fadli, menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam upaya mencerdaskan literasi digital masyarakat. Menurut Fadli, ketimpangan informasi di ruang digital saat ini menjadi tantangan serius yang harus diatasi dengan pendekatan kolektif dan berbasis keilmuan.


"PERMIKOMNAS berkomitmen untuk memberikan pandangan serta edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak jelas sumbernya. Kami ingin memastikan bahwa ruang digital tetap sehat, produktif, dan tidak memecah belah bangsa," ujar Fadli.

Ia juga menambahkan bahwa diskusi bersama Juru Bicara Presiden ini merupakan bentuk nyata peran aktif mahasiswa dalam menjaga stabilitas nasional, sekaligus menguatkan sinergi antara generasi muda dan pemerintah.


Diskusi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan nasional.


#kebijakan #politikindonesia #jurubicarapresiden #literasidigital #permikomnas #geopolitik #Pemudabuton


Reporter: Jhul-Ohi