BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

GLOBAL

internasional
Tampilkan postingan dengan label SULUT TALAUD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SULUT TALAUD. Tampilkan semua postingan

Kapolres AKBP Arie Sulistyo Nugroho Bersama Forkopimda Cek Pengamanan Lebaran di Talaud

 


SUARAINDONESIA1, Talaud – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, turun langsung meninjau sejumlah pos Operasi Ketupat Samrat 2026 di wilayah hukumnya, Senin (16/03/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk sinergitas antarinstansi dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik dan perayaan Lebaran.

Rombongan memulai kegiatan pada pukul 10.00 WITA dengan mengunjungi sejumlah titik strategis, antara lain Pos Pelayanan Pusat Pertokoan Melonguane, Pos Terpadu Pelabuhan dan Bandara Melonguane, Pos Pengamanan Polsek Melonguane, hingga Pos Pengamanan Lirung.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memastikan kesiapan personel gabungan serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk berjaga, tetapi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik dan warga yang merayakan Idulfitri,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 1312/Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, Danlanal Melonguane Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, Kajari Kepulauan Talaud Edwin Ignatius Beslar, serta Asisten III Setda Talaud Gustaf Atang.

(Rom/Red/Si1)

Kapolres Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho Pimpin Gerakan Pangan Murah Jelang Lebaran

 



SUARAINDONESIA1, Talaud -Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Talaud menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri Serentak di Melonguane pada Jumat (13/3/2026) pagi.

Acara berskala nasional ini dimulai dengan mengikuti Arahan melalui pertemuan bold (Zoom) sebelum akhirnya dibuka secara resmi bagi masyarakat umum.

Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho memimpin langsung kegiatan, melibatkan jajaran Forkopimda serta instansi teknis terkait.

“Gerakan Pangan Murah Serentak hari ini berdasarkan perintah dari Mabes Polri. Kita melaksanakan GPM untuk menekan harga pasaran yang disinyalir sudah mulai naik menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho.

Program ini merupakan langkah nyata Polri dalam mengintervensi pasar. Warga diberikan akses untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini.

“Selain meringankan beban ekonomi, langkah ini penting untuk mencegah inflasi akibat permintaan menjelang hari raya,” kata Kapolres.

(Rom/RedSi1)




Kapolres Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026



SUARAINDONESIA1, Talaud – Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di halaman Mapolres Talaud, Kamis pagi (12/3/2026).

Apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel serta sarana dan prasarana guna memastikan kelancaran arus mudik serta perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.




Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yang menekankan pentingnya sinergisitas lintas sektor agar masyarakat dapat merayakan lebaran dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dampak eskalasi konflik di Timur Tengah yang memengaruhi fluktuasi harga minyak dunia.




Kapolri memastikan bahwa stok BBM dan LPG nasional dalam kondisi mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Selain itu, Polri juga mencermati potensi pergerakan sekitar 143,9 juta pemudik pada musim mudik tahun ini. Pergerakan tersebut akan difasilitasi dengan berbagai kebijakan pemerintah, seperti diskon tarif tol hingga penerapan sistem kerja dari mana saja (work from anywhere).




Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Sebanyak 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri, serta instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan ratusan ribu objek vital, termasuk rumah ibadah dan pusat transportasi.

Petugas di lapangan telah diinstruksikan untuk mengantisipasi puncak arus mudik dalam dua gelombang serta menerapkan rekayasa lalu lintas sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) yang telah diterbitkan pemerintah.



Selain pengaturan lalu lintas, Polri juga memfokuskan perhatian pada potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional serta kemungkinan bencana hidrometeorologi sesuai prediksi BMKG.

Kapolri juga menginstruksikan jajarannya untuk aktif melakukan patroli di kawasan permukiman kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian.




Menutup amanatnya, Kapolri mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan mengajak semua personel untuk menjadikan pengabdian ini sebagai ibadah demi mewujudkan slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Usai apel, Kapolres Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar dapat merayakan mudik dengan aman dan nyaman.

“Kami juga menyiapkan pos-pos di pelabuhan serta bandara, karena transportasi keluar masuk Kepulauan Talaud menggunakan jalur laut dan jalur udara. Selain itu, akan disediakan tempat ibadah di lokasi tersebut agar masyarakat yang sedang dalam perjalanan tetap dapat melaksanakan salat dengan baik,” ujar Kapolres.

Kapolres juga mengapresiasi keterlibatan aktif lintas sektor serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pelaksanaan operasi pengamanan di wilayah perbatasan Indonesia–Filipina tersebut.

Kegiatan apel yang berlangsung di halaman Mapolres Talaud ini turut dihadiri Dandim 1312/Talaud Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T., Asisten I Sekda Talaud Daud Malensang, M.Th., Pasops Lanal Melonguane Kapten Laut (P) Hasto Narimo, Kepala Kemenag Talaud Suratno, S.Ag., M.AP., serta unsur terkait lainnya.

Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) adalah Kasat Narkoba IPTU Yulham Azhar, M.H., sementara Perwira Upacara (Paup) dipercayakan kepada Kasat Tahti IPTU Kris Laruanaung, S.AP.

Seluruh pihak yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah perbatasan.

(Rom/RedSi1)

Kapolres Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho Pimpin Penanaman Jagung Serentak Bersama Forkopimda

 



Suaraindonesia1, Talaud - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Talaud mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Sabtu sore (7/3/2026), jajaran kepolisian bersama Pemerintah Daerah melakukan penanaman jagung serentak yang dipusatkan di halaman Mako Sat Polairud Polres Kepulauan Talaud.


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kepulauan Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho. Kehadiran jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam aksi ini mempertegas sinergi lintas sektor demi menjaga stabilitas pangan di wilayah perbatasan Indonesia-Filipina tersebut.


Penanaman jagung ini dihadiri oleh Bupati Kepulauan Talaud Welly Titah, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, perwakilan Kodim 1312/Talaud dan Lanal Melonguane, perwakilan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Melonguane, Sekda Kabupaten Talaud, Kepala BPS, Pihak Bulog, serta Pengurus Bhayangkari Cabang Talaud.


​Kapolres AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan strategi untuk mengoptimalkan lahan produktif yang ada di sekitar lingkungan kantor pemerintahan dan kepolisian.
Langkah ini adalah bentuk dukungan penuh Polri terhadap program pemerintah pusat untuk mencapai swasembada pangan. Dengan bersinergi bersama Forkopimda, kita optimis Talaud dapat berkontribusi signifikan bagi ketahanan pangan daerah, tegas AKBP Arie.


Selain untuk memperkuat kedaulatan pangan mandiri, inisiatif ini bertujuan menjadi pemantik bagi masyarakat luas. Diharapkan, warga Kepulauan Talaud terdorong untuk mulai memanfaatkan lahan tidur atau lahan kosong di sekitar tempat tinggal mereka menjadi lahan produktif.
(Rom/RedSi1)