BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Lagi Pesta Sabu Pegawai Pemerintah Kabupaten Anambas Diciduk

Bintan 18 Januari 2018

Skrinews.com Bintan -  Satresnarkoba Bintan menciduk tujuh tersangka kasus narkoba di Wilayah Bintan dan Tanjung pinang  meringkuk di sel tahanan Mapolres Bintan.

Dari tujuh tersangka itu, tiga diantaranya pengguna narkoba yang ditangkap di Bintan.

Dua orang lagi ditangkap  di Tanjungpinang yang dua  orang ini sebagai kurir, dan satunya lagi pengedar dan satunya lagi sebagai bandar.

Dari hasil pengembangan Satresnarkoba Bintan, ternyata pengedar sabu-sabu itu adalah seorang pegawai honorer dibagian konsultan Pengawasan dan Perencanaan Pembangunan Pemerintah kabupaten  Anambas yang berinisial WD.

 WD, pria kelahiran 25 Mei 1989 yang berdomisili di Jalan Sultan Syahril, Nomor 13, RT 003/RW 010, Kelurahan Tanjung pinang Barat, Kota Tanjung pinang

"WD  pegawai Honorer Konsultan Pengwasan dan Perencanaan di Pemkab Anambas. juga merupakan pengedar sabu-sabu," ujar Kasatresnarkoba Bintan, AKP Joko di Mapolres Bintan, Rabu (17/1/2018).

Diketahui "WD "ini sebagai pengedar sabu-sabu atas pengakuan dari tiga pengguna narkoba yang ditangkap di Perumnas Kampung Lengkuas, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan.  Yaitu ND (20) , AS (22), dan RN (21).

Dari pengakuan AS dan RN, sabu yang digunakannya dibeli dari WD seharga Rp 450 ribu. Lalu, WD menyuruh kurirnya untuk mengantarkan sabu pesanan AS dan RN di Kijang.

"WD merupakan seorang pengedar Namun dia tidak mengantarkan sabu-sabu itu secara langsung kepemesannya Melainkan menyuruh kurirnya BD dan YP," katanya.

Sementara itu, WD mengakui jika sabu-sabu itu  hanya untuk dikonsumsi secara pribadi. Namun AS dan RN memesannya sehingga dia mengambilnya lagi dari TN yang merupakan sang bandar.

"Sebenarnya sabu itu hanya untuk saya pakai. Karena itulah obat agar saya selalu fresh  dan berstamina," jelasnya.

Bekerja sebagai konsultan itu sangat menguras tenaga. Jadi untuk menambah stamina, dia mengkonsumsi sabu-sabu yang dibelinya dari TN.

Namun, dia gak sampai kepikiran kalau kejadiannya sampai seperti ini akhirnya tangkap oleh Satresnarkoba Bintan.

"Saya kerja dari pagi sampai pagi untuk urusin masalah proyek di Anambas. Jadi perlu doping," ucapnya.

WD mengaku menyesal atas perbuatannya,Karena barang haram ini telah merusak masa depan dan  kariernya di Pemkab Anambas dan  juga keluarganya.

( Maidil )
« PREV
NEXT »