BABINSA KORAMIL 1310-04/DIMEMBE SAMBANGI PETANI KELAPA DESA MATUNGKAS


MINAHASA UTARA - Skrinews,
Babinsa Koramil 1310-04/Dimembe Srt Lucky Pangulu melaksanakan komsos dengan petani kelapa, dimana petani kelapa mengeluhkan murahnya harga jual kelapa, (18/2/2019).
Komunikasi sosial Babinsa Sertu Lucky bersama petani kelapa di Desa Matungkas Kec. Dimembe, sambil membantu pekerjaan panen kelapa dilokasi perkebunan.


Karena komoditi ekspor yakni minyak kelapa selalu berorientasi hukum permintaan penawaran. Ada kalanya harga naik tinggi, namun ada waktunya harga turun. Kopra jadi primadona karena lebih mudah diproduksi dibanding produk turunan lain.

"Untuk harga per buah kelapa minimal Rp 5.000 kini dijual Rp 2.000 per buah, kondisi sekarang memang harga di bawah," ujar pemilik perkebunan kelapa

Sertu Lucky mengatakan, sejauh ini petani hanya berharap dari produksi produk kopra, untuk mencukupi kebutuhan ekonomi karena harga kopra lebih tinggi dari harga penjualan buah kelapa.


Ia menjelaskan kepada para petani kelapa, bahwa kelapa tak hanya kopra saja, banyak produk turun lain sepeti Virgin Coconut Oil, arang tempurung, minuman segar dan tepung kelapa. Jika masih mengandalkan kopra mau tidak mau tidak mau harus berhadapan dengan mekanisme pasar, berlaku hukum ekonomi dan pemerintah tidak bisa mengintervensi.


"Antisipasi dengan produk turunan bukan cuma kopra. Perkuat industri ke produk jadi supaya nilai tambahnya. banyak turunan produk sangat potensial dari segi ekonomi," Katanya.

Setiawan Yusuf