BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

KALAPAS 1 MAKASSAR PROGRAM TERBARU PANTAU NAPI DENGAN STEMPEL TANPA TINTA.


LAPORAN SKRINEWS.COM Hariadi talli.

MAKASSAR -  Kepiawaiyan kepala LAPAS 1 Makassar Budi sarwono  Membuat Beberapa institut keamanan ingin mencoba menyamakan program seperti Kalapas  yang saat ini programnya sudah berjalan di Lapas 1 makassar yaitu pengadaan stempel tangan tanpa tinta.

Menurutnya agar dapat mengetahui penjenguk tahanan napi yang akan keluar masuk kantor.


Dengan adanya penggunaan stempel tanpa tinta ini tentunya sangatlah membantu pihak pengamanan penjagaan lapas baik itu dari tahanan napi lapas, rutan, kejaksaan dan tahanan kepolisian , ungkap kalapas .

Menurutnya kedepannya nanti program seperti ini bakal diikuti dari berapa institute yang ada di makassar disebabkan sangatlah membantu keamanan dalam tahanan.

Contoh salah satu program kerja yang selama ini sudah dijalankan di Kalapas 1 makassar berupa metode, diantaranya, dengan adanya sistim yang dapat mengetahui perbedaan tamu dan tahanan kalapas
Yaitu berupa alat stempel tanpa tinta.

Alat ini nantinya dapat berpungsi saat akan keluar dari dalam kantor kalapas makassar, setiap tamu akan masuk menjenguk tahanan atau tahanan yang  ingin keluar (kabur) sangatlah sulit  dikarenakan dapat diketahui dan dibedakan dengan deteksi stempel tanpa tinta melalui lampu led khusus ungkap Kalapas Budi Sarwono.

Dia menambahkan lagi Saat dikonfirmasi salah satu awak media  mengenai perbedaan bulan Ramadhan dan bulan biasa di kalapas I makassar, kepala Lapas makassar Budi Sarwono mengatakan tentunya sangatlah jauh beda dengan hari hari biasanya, terlihat rutinitas napi cendrung kurang beraktifitas saat bulan ramadhan dibanding bulan biasa disebabkan hampir semua napi menjalani ibadah bulan Ramadhan yaitu berpuasa ,tuturnya.

"Budi juga mengatakan kalau saat ini jumlah napi sudah sangat bertambah dan mencapai jumlah 470 napi,  diantaranya,adalah kasus pembunuhan dan kasus tipikor

bakal jadi target ialah  empat orang yang bakal jadi sasaran hukuman mati ,dan seumur hidup yang saat ini ada tetcatat tutur orang nomor satu Kalapas makassar

(Hariadi tl)
« PREV
NEXT »