BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - Camat Tapung Hilir Laksanakan Mediasi Antara Perusahaan Dan Peternak Sapi Terkait Surat Larangan Pengembalaan Sapi Di Kebun Perusahaan



Tapung hilir,Skrinews.Com - Terkait surat dari pihak Perusahaan PT.RJP dan PT.BWL tentang larangan peternak sapi di Kecamatan Tapung hilir untuk dilepas liarkan di lingkungan perkebunan perusahaan beberapa waktu yang lalu,hari ini Selasa 17/12/2019 bertempat di gedung serba guna Desa Kota bangun dilakukan musyawarah antara pihak perusahaan dan perwakilan peternak sapi.

Acara di gagas oleh Camat Tapung hilir Yuricho Efril S.STP juga di hadiri oleh Kapolsek T.Hilir AKP Asep Rahmat SH.SIK,Kepala UPT Peternakan dan Kesehatan hewan Tapung Herman SP,,pihak perwakilan Sinar Mas Pekan baru Agung dan Region Controler Ir.Abdilah.S serta seluruh Kepala desa se Kecamatan Tapung hilir.

Acara musyawarah tadi dihadiri sekitar hampir 200 orang mewakili peternak sapi dari beberapa desa yang ada di kecamatan Tapung hilir dibuka dan dipimpin langsung oleh Camat Tapung hilir.
Dalam sambutan dan arahannya Camat mengatakan bahwa terkait surat larangan pengembalaan sapi dilingkungan perusahaan dan adanya upaya hukum yang akan dilakukan oleh pihak perusahaan bagaimana pun ini menjadi sesuatu yang sedikit meresahkan peternak sapi kami,sehingga kami menganggap perlu untuk kita duduk bersama antara pihak Perusahaan dengan peternak sapi agar terjadi sesuatu kesepakatan terlebih dahulu antara kedua belah pihak " ujar Yuricho

Dan Yuricho berharap kepada pihak perusahaan untuk dapat menjelaskan kepada peternak sapi kami upaya dan langkah-langkah yg terbaik agar apa yang menjadi keinginan kedua belah pihak bisa dilaksanakan secara bersama-sama tanpa ada yang dirugikan dikedua belah pihak termasuk salah satu nya dengan informasi-informasi ttg pemberian bantuan dari perusahaan kepada peternak sapi melalui dana CSR dan mdh2an apa yg menjadi keinginan perusahaan untuk menertibkan sapi yang berkeliaran dilingkungan perusahaan dpt di ikuti oleh peternak sapi kami " ungkap Camat

Kapolsek Tapung hilir dalam arahannya mengatakan bahwa kami selaku pihak yang bertanggung jawab disegi Kamtibmas menginginkan terjadi situasi yang aman dan kondusip terutama antara pihak perusahaan dengan masyarakat di Kecamatan Tapung hilir ini " ungkap Asep Rahmad

Terkait keinginan perusahaan untuk menertibkan pengembalaan sapi yg berkeliaran dilingkungan perusahaan kami berpesan agar semua pihak dapat bermusyawarah dengan saling tidak ada yg dirugikan apalagi kita hidup saling berdampingan antara masyarakat dan perusahaan,mari kita cari win win solution nya " ujar Kapolsek

Pihak perusahaan dalam hal ini wakili oleh Humas dan Legal pekan baru Agung Priyono mengatakan bahwa surat yang kami sampaikan ke desa-desa dalam hal ini menindak lanjuti hasil sosialisasi yg sudah kami lakukan beberapa waktu yang lalu di Desa Kijang makmur, kami juga berharap hasil sosialisasi kemarin sudah di sampaikan pak kades ke masyarakat peternak sapi " kata Agung

Terlepas akibat surat tersebut sedikit menimbulkan keresahan peternak sapi kami tidak bermaksud sperti yg diisukan saat ini,kami berharap kepada peternak agar dapat juga memikirkan bagaimana kami tidak dirugikan akibat pengembalaan sapi yang diliarkan diperkebunan kami baik secara agronomi maupun ekonomi " ucap Agung

Ir.Abdilah.S selaku Region Controler mengatakan kepada media Skrinews melalui what shap nya bahwa Kami berharap kepada masyarakat pemilik ternak segera membuat kelompok ternak dan di kordinir oleh kades masing2, agar memudahkan kordinasi dilapangan. Musyawarah atau diskusi dengan kelompok akan lebih mudah dalam pembinaan kedepan nantinya " ucap Abdilah

Sikap egois harus dikesampingkan dan  prinsipnya perusahaan mendukung usaha masyarakat beternak sapi sbg penambah penghasilan, tetapi dalam pemeliharaannya jangan sampai merugikan pihak lain, dan dukungan kades, muspika serta kabupaten dlm hal ini dinas peternakan juga diharapkan pembinaannya, karena ini tanggung jawab bersama, bukan hanya perusahaan saja, sehingga sinergi dalam membangun wilayah desa dan masyarakat dpt terwujud tanpa merugikan pihak lainnya " tutup RC Abdilah dalam pernyataannya kepada media

Penulis : Nefrizal Pili
« PREV
NEXT »