BREAKING NEWS
latest
header-ad

468x60

header-ad

Skrinews - POLSEKTA BALIKPAPAN BARAT GULUNG ENAM ORANG PREMAN DI PASAR PANDANSARI SATU ORANG DIDUGA ASN.


Skrinews.com Balikpapan, Kaltim   - Satuan unuit Jatantras Polsekta Balikpapan Barat, Kota Balikpapan menangkap enam kawanan preman yang kerap beraksi di pasar pandansari Balikpapan Barat  selasa (3/12/2019) lalu.

Enam preman tersebut sering melakukan pemerasan terhadap pedagang di Pasar Pandansari enam preman yang diringkus polisi diantara satu orang diduga oknom Aparatur Sipil Negara (ASN).
Enam orang pereman yang telah diamankan di Polsekta Balikpapan Barat tersebut berinsial AS,MS,HM,WAS,SP,DJ, termasuk bos pereman  sebut. Bahkan salah satu preman yang berhasil di ringkus tercata sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Salah satu preman yang berinsial WS merupakan Aparatur Sipil Negara atau ASN yang dinas di Badan Penangulangan Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Oknom ASN bertugas atau mempunyai peran sebagai anak buah dari yang berinisial AS yang menjadi bos geng di Pasar Pandansari.

“Benar, salah satu dari preman tersebut adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) BPBD, Kota Balikpapan yang berinisial WS merupakan anak buah dari yang berinisial AS,” Kata Kapolsekta Balikpapan Barat, AKP Agung Nursapto (11/12/2019).
Para tersangka preman tersebut sangat meresakan pedagang Pasar Pandansari lantaran sering memalak atau menarik upeti para pedagang.
Menurut Kapolsekta AKP Agung Nursapto, para preman tersebut mengancam dan menakutnakuti para pedagang yang ngak mau memberi bila dimintai sejumblah uang sambil menodongkan sajam.

Lanjut  Kapolsekta, bukti tersebut di dapatkan dari rekaman CCTV yang terpasang di tempat pedagang ikan. Kita ada rekaman CCTV di lokasi bagian pedagang ikan. Mereka benar-benar mengancam para pedagang yang ngak mau memberi sejumblah uang dengan seblah parang ,” terang Kapolsekta.

Penangkapan tersebut, berawal adanya laporan masyarakat, dari AE ingin membuat lahan pasar Pandansari yang di kuasai oleh AS. Dalam perebutan tersebut terjadi penyerangan  dari pihak AS yang mengerakan anak buanya ke kerumah AE.

Berawal dari adanya permasalahan pribadi, dari AE, yang ingin menguasai area kekuasaannya AS yang terletak di Pasar Pandansari , Kemudian terjadi Insiden penyerangan di kediaman AE,” jelasnya.

Mendengar laporan penyerangan tersebut, Kapolsekta AKP Agung Nursapto segera bergegas kelokasi penyerangan, namun sesampainya di lokasi kejadian kelompok AS suda membubarkan diri.

Tak sampai disitu, Posekta Balikpapan Barat kemudian bergerak ke Pasar Pandansari untuk melakukan razia. Saat Polisi melakukan razia, dari salah satu anak buah AS merasa curiga sehingga dirinya membuntuti agota Polisi.

Tidak beselang lama Polsekta Balikpapan Barat berhasik menganmankan para preman dan saat diperiksa, polisi mendapatkan sajam yang disimpan di badannya,” Pungkasnya.(spr)
« PREV
NEXT »