Skarinews.com - Batam Berdasarkan hasil rapat koordinasi MUSPIDA Kota Batam dan BP Batam dan beberapa ormas lainnya yang di adakan di asrama Haji Batam centre terkait wabah COVID 19 (virus corona),rapat yang dipimpin langsung oleh Walikota Batam ( H. Muhammad Rudi SE.MM ).Senin 16/3/2020.
Guna mengantisipasi merebaknya virus tersebut Wali kota telah memutuskan beberapa poin.
*1. Tidak dibolehkan melaksanakan
ke giatan yg sifatnya mengumpulkan
banyak orang dalam suatu ruangan
*2. Masjid diharapkan untuk menggulung
karpet dan membersihkan lantai masjid
dan tidak menggunakan untuk
sementara waktu karpet masjid.
*3. Meliburkan sekolah formal terhitung
dari mulai tanggal 17/03/2020 sampai
dua minggu kedepan.
*4. Bahwa diBatam dinyatakan tidak
terinfeksi oleh Virus tersebut (Nihil)
Wali kota Batam Muhammad Rudi SE.MM juga mengarahkan kepada seluruh ketua BMGQ Kecamatan se kota Batam dan para kepala TPQ se Kota Batam agar meliburkan para santri dimasing - masing TPQ terhitung mulai tgl 17/03/2020 sampai dua minggu kedepan
Walikota Batam, HM Rudi akhirnya mengambil keputusan untuk meliburkan aktivitas belajar pada sekolah di seluruh Batam.
Keputusan ini diambil, Karena adanya masukan dan berbagai pertimbangan, pada forom ini saya nyatakan sekolah di Batam mulai besok Selasa 17 Maret 2020 diliburkan untuk empat belas hari kedepan," ujar HM Rudi dalam rapat koordinasi FKPD, Senin (16/03/20) yang digelar di Asrama Haji Batam Centre.
"Rudi" juga mengatakan untuk siswa SMA sederajat keputusan ada di tangan Pemprov Kepri,karena yang menjadi wewenangan Pemko Batam adalah sekolah di bawah SMA sederajat.
Terkait teknis libur sekolah dan lainnya, HM Rudi mengatakan akan mengeluarkan surat keputusan.
( Mdl )


