Skrinews - PENYAKIT KETURUNAN ATAU SYSTEM (STRUCTURAL)


skrinews.com_
Permasalah korupsi di indoneia ini sangat sulit untuk di gambarkan, apakah korupsi sebagai penyakit sistem” (struktural), sebagai “penyakit manusia” atau “penyakit budaya” suatu masyarakat yang berada dalam sistem yang sama. korupsi adalah semacam anomali atau penyakit khusus yang berlaku pada sejumlah orang, ataukah ia memiliki “infrastruktur” budaya yang memang mendarah daging secara lebih menyeluruh pada kehidupan masyarakat kita. Darah daging itu bisa jadi tak hanya berskala budaya atau kebudayaan, bisa jadi ia sudah merupakan peradaban. Seperti halnya upeti yang sudah medarah daging atau warisan dari para penjajahan Belanda yang menempatkan pejabat pribumi di suatu daerah akan dipertahankan jika berhasil melaksanakan kebijakannya dan tentunya dengan memberikan upeti kepada pihak Belanda, hal ini membuat Indonesia mempunya suatu sejarah yang kelam di masa lalu. Meskupun hal ini sudah terjadi di masyarakat di wilayah sepanjang Nusantara. Apalagi di Indonesia untuk masalah hukum koruptor masih tebang pilih, mungkin system yang harusnya di rombak terlebih dahulu.
Hidup di Negara hukum memang sangat sulit untuk bertindak adil untuk menghukum para koruptor di Indonesia, ketika Negara mau menjatuhi hukuman mati untuk para koruptor akan terbentur oleh undang — undang maupun hak asasi manusia, akan tetapi menurut pendapat masyarakat mending di jatuhi hukuman mati sehingga menimbulkan efek jera atau takut jika melakukan korupsi, Dalam Negara hukum di susun disepakati dan diterapkan demi keselamatan rakyat.bukan hanya menjadi korupsi mendarah daging atau keturunan korupsi di Indonesia, Bahkan korupsi sudah menjadi kejatahan struktural. Karena ia bekerja secara sistematis di level birokrasi. Sebuah kejahatan yang menibulkan keresahan dan masalah sosial. Kejahatan tersebut diproduksi secara berulang-ualang dan terpola. Kejahatan tersebut secara tidak di sadari sudah mengakar di tengah tengah masyarakat, sehingga akan menimbulkan efek negative terhadap kesejahteraan masyarakat. Karena system yang ada kejahatan korupsi di anggap masyarakat seperti mafia. Memang sangat sulit untuk memberantas korupsi di Indonesia meskipun Indonesia punya kpk akan tetapi selagi hokum masih tebang pilih akan susah untuk di berantas. Apakah dengan menamkan ideology di berbagai sekolah akan bisa memberantas suatu korupsi yang mendarah daging di Indonesia? apakah faktor sejarah kelam yang membuat rakyat Indonesia melakukan korupsi? Bukan hanya faktor sejarah masa lampau akan tetapi situasi yang tidak memungkinkan yang membuat seseorang harus korupsi dan minimnya tingkat kesadaran individu tentang pengetahuan dan pemahamannya atas sesuatu yang hanya diketahu sendiri. dalam kondisi suatu keadaan untuk mengahadapai masalah korupsi di Indonesia yang sudah meluas dan sudah mengakar - akar, yang oleh sementara kalangan hal ini sudah dianggap sebagai way of life dan suatu pandemi global yang hampir semua Negara pernah mengalami, banyak orang yang bahkan sudah setengah putus asa serta acuh-tak acuh. Meskipun akhir — akhir ini banyak kalangan baik itu lembaga atau organisasi yang berpendapat bahwa sebaiknya kita tidak usah lagi untuk membicarakan mengenai korupsi, tetapi lebih memilih untuk membicarakan tentang  pembangunan saja. Hal ini tentu saja telah menunjukkan bagaimana masyarakat itu sudah lelah menghadapi isu-isu yang terkait dengan korupsi yang marak terjadi di Indonesia. dikarenakan korupsi merupakan penyakit keturunan yang telah membudaya di masyarakat, sebagaimana di ibaratkan ada suatu penyakit di badan manusia, tentunya ia memerlukan sebuah kajian yang serius untuk mengenali hakikat penyakitnya itu secara pasti agar pengobatan penyakit ini bisa mencapai maksud yang diinginkan. Dengan adanya kajian ataupun penelitian terlebih dahulu, tentunya kita dapat mengetahui dan mengatasi penyakit tersebut dengan solusi yang tepat.
Apabila saat ini kita berminat untuk mencari sebab dari meluasnya korupsi terutama yang terjadi di Negara indonesia ini tentunya perlu diingat bahwa tidak selalu suatu gejala masyarakat merupakan akibat dari masyarakat yang lain. Banyak faktor yang bekerja dan saling mempengaruhi satu sama lain sampai pada akhirnya sampai pada keadaan yang kita hadapi saat ini. secara umum, orang selalu menghubung — hubungkan  tumbuh suburnya korupsi dengan sebab-sebab yang mudah seperti kurangnya gaji pejabat, buruknya perkembangan  ekonomi disuatu negara, mental birokrat/pejabat yang kurang baik, administrasi yang kacau sehingga dapat menghasilkan adanya prosedur yang berbelit-belit. Dalam pandangan sastra dan budaya bisa di gambarkan bahwasannya, Para koruptor di Indonesia masih di tingkat manusia pasar yang hanya mementingkan keuntungan saja, seharusnya para koruptor harus menjadi manusia nilai yang bisa bermanfaat bagi rakyat bukan malah menyengsarakan rakyat. Lalu, langkah berikutnya dengan mengubah sikap-sikap terhadap korupsi dengan menggunakan program — program pelatihan, program pendidikan dan contoh-contoh teladan karena tidak di pungkiri masyarakat Indonesia jika melihat sikap dari pemimpinnya yang baik maka mereka akan mengikutinya juga. Demikialah gambaran secara ringkas mengenai korupsi yang terjadi di Indonesia.

PENULIS
Nama : Saharuddin Fio Atmaja
Alamat : Ds. Mojokembang, Kec. Pacet, Kab. Mojokerto
Email : saharuddinfio@yahoo.com
Telepon : 085791403662
No Rekening : 041201043048503
Pekerjaan : Mahasiswa Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang