Skrinews - RATUSAN WARGA DESA HOMBA KARIPIT MEMADATI KANTOR POSKO COVID

Dominikus Moda,Sekcam Kodi Utara,Babinsa 1629 Dari Koramil Kodi,Yoakim holo, selaku kepala  Desa dan Sebagai Ketua Tim Covid di Desa Homba Karipit,




Homba Tambolaka,Skrinews.com

 Pada hari ini  tepat pada Jumat 22Mei 2020 Dua Ratus tiga  puluh enam Warga Memadati Kantor Posko Pembagian BLT di Desa Homba karpit
, 22Mei 2020
Kades Kata Yoakom.holo selaku kades Homba Karpit,kec Kodi Utara,kab Sba barat daya, Prop Nusa tenggara timur(NTT)

Warga berkerumun di kantor  Posko Covid19 Desa homba Karipit di Jalan  SMPK.WONA KOKA, untuk mengambil bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah Desa , Jumat , 22 Mei 2020.
 Ratusan warga di  Desa  Homba Karipit,Kecataman  Kodi utar, Kab SBD .PROP Nusa  tenggara timur(NTT), memadati kantor DESA yang berada di Jalan  SMPK WANO KOKA  untuk menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah Desa, jumat , 22 Mei 2020. Kepadatan warga terjadi hingga tak terhindarkan saling berdesakan Sb
sambil menunggu adanya  Panggilan standar protokol kesehatan

Berdasarkan pantauan Media Skrinews ratusan warga telah berdatangan dan memadati kantor Desa Homba Karipit di  Kantor Posko Covid 19  untuk mendapatkan BLT sebesar Rp600 ribu/kk Warga pun rela menunggu lama untuk mendapatkan panggilan dari petugas dengan mencairkan bantuan tersebut dengan membawa surat keterangan sebagai syarat penerima bantuan nomor kupon yang di bagikan Tim Covid Homba karipit

"Ya buat sehari-hari, buat makan, sama buat belanja baju anak-anak buat  . Dapetnya katanya Rp600 ribu," kata salah seorang warga Desa Homba Karipit yang menerima BLT,  di lokasi. Covid



Namun  ada warga yang mengaku khawatir dengan kondisi di kantor VOBID 19 tersebut karena harus berdesakan dengan warga lain yang menunggu giliran dipanggil. Ia tak bisa berbuat banyak meski telah memakai masker dan  dan sebelum Masuk  area Kantor Covid 19 kami di anjurkan untuk.cuci tangan  karena petugas Covid sudah Menyiapkan air dan Sabun ,  demi terhinfar dari ancaman Wabah yang ada tetap harus berdesakan dengan warga lainnya.

"Sebenarnya takut kalau rame-rame gini, tapi gimana ya saya juga butuh uangnya. Jadi Sukurlah saja, semoga tidak apa-apa," jelas  Penerima BLT

Hal senada pun diungkapkan Asep oleh penerm BLT  Warga Desa Homba karipit ini pun harus berdesakan menunggu antrean. Ia berusaha untuk menjaga jarak dengan warga lainnya, meskipun sulit karena halaman kantor  Desa Covid tersebut sudah dipadati oleh ratusan warga.

"Kita pakai masker dan waspada saja. Sudah satu jam ngantre," kata Asep di tempat yang sama.

Sementara Kades Homba Karipit  selaku  kepala Desa petugas Satgas Covid-19  /Relawan Covid mengaku kewalahan mengatur warga agar bisa menjaga jarak guna menghindar penyebaran korona. Ia beberapa kali memberikan imbauan, namun tak digubris oleh warga karena saking padatnya area kantor  Posko tersebut. Puji syukur atas kerja sama penerima BLT bisa menyadari imbauan

"yang pasti dari aturan, kita sudah terapkan aturan,  dari empat Dusun yang ada di Wilayah desa Homba Karipit pada ada, jam 10:00 Wira sekian sampai sekian. terus juga sudah teriak teriak terkait sosial distancing, tapi warga  Menyadari keselalamatan dibendung sampai Babinsa dari Danramil 1629 Kodi juga ga turut   mengatur Warga yang ada, mereka juga sama harus seperti apa, sedangkan  ini harus tetap berjalan," ujar Kades..

Kades menuturkan hari ini BLT yang akan diberikan hari ini sebanyak  kepala keluarga. Pihaknya pun telah membuat sistem pembagian yakni menentukan waktu pembagian terhadap setiap  Kepala dusun   sehingga warga cepat pulang .

"Sebenarnya untuk hari ini dan besok sistemnya sudah dibikin semaksimal mungkin, cuma yang jadi masalah jumlah yang masih membludak, karena setiap jamnya ada sampai orang," pungkas Kades.

Dalam Pembagian  BLT tak terlepas  Juga pemantauan dari pihak Inspektorat  Ignas Dodok,Dominggus Bula selaku Jadi PMD ,DOMINIKUS MODA SELAKU SEKCAM,KEC KODI UTARA,dan turut menyaksikan langsung  salah satu Anggota DPRD Kab Sumba barat daya,daerah pemilihan Kodi Utara,Kris Kura,,(LIPUTAN TIBO SKRINEWS).